Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wisatawan Berdesak-desakan Kunjungi Masjid Kapal di Semarang

Penjaga di Masjid Kapal Semarang mengatakan, pada lebaran hari pertama Masjid Kapal Semarang sudah dipadati pengunjung setelah salat id.

Penulis: Firna Larasanti | Editor: a prianggoro
Tribun Jateng/Firna Larasanti
Antrenya pengunjung membeli tiket di Masjid Kapal di Ngaliyan, Semarang, Senin (26/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Firna Larasanti

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Selama musim lebaran 1438 H, Obyek Wisata Religi Masjid Kapal di Semarang, Jawa Tengah ramai dipadati pengunjung.

Widya (39) warga Weleri Kabupaten Kendal satu di antara pengunjung rela berdesak-desakan untuk mendapatkan tiket masuk, Senin (26/6/2017).

"Bertepatan libur lebaran jadi ramai banget yang mau masuk ke masjid. Saya mengajak seluruh keluarga karena penasaran ada masjid yang bentuknya kapal," kata Widya.

Masjid As Safinatun Najah atau dikenal masjid Kapal Semarang ini terletak di Jalan Kyai Padak, Podorejo, Ngaliyan, Kota Semarang. Tri Mulyono satu di antara pengunjung lain dari Karangjati Kabupaten Semarang mengatakan, masjid ini mengingatkannya pada perjuangan Nabi Nuh.

"Menurut saya unik karena lokasi masjid di tengah hutan dan sawah, jadi seolah ada masjid kapal Nabi Nuh yang terdampar. Selain itu, saya memang berencana untuk libur keluarga di moment lebaran," kata Tri.

Berdasarkan pantauan Tribun Jateng pada Senin (26/6/2017), tempat parkir di depan Masjid Kapal Semarang telah dipenuhi mobil dan motor hingga meluber ke bahu jalan.

Sementara itu, Sapto Adi Wibowo (45),  penjaga di Masjid Kapal Semarang mengatakan, pada lebaran hari pertama Masjid Kapal Semarang sudah dipadati pengunjung setelah salat id, namun tidak sebanyak pada hari lebaran kedua.

"Hari ini masjid ramai dan penuh. Bahkan, pengunjung Masjid Kapal Semarang bukan hanya ramai warga semarang tetapi juga warga luar semarang," kata Sapto.

Ia menambahkan, ada beberapa area di Masjid Kapal Semarang yang jadi favorit foto oleh pengunjung.

"Para pengunjung biasanya antre untuk dapat berfoto di lukisan miniatur Ka'bah. Namun, tetap ada himbauan dari kami agar tidak menyentuh lukisan tersebut karena ditakutkan rusak," kata Sapto.

Ia mengaku, memiliki inisiatif untuk membuat tulisan lebaran agar dapat dimanfaatkan pengunjung pada moment lebaran ini.

"Saya menyediakan beberapa tulisan tema lebaran dan keluarga yakni mohon maaf lahir dan batin, selamat lebaran, dan sayang keluarga. Tulisan ini disewakan secara gratis tapi bagi pengunjung yang ingin mengisi infaq dipersilahkan, kata Sapto.

Ia berharap pengunjung yang datang dapat menjaga kebersihan masjid dan mentaati peraturan dari Masjid Kapal Kota Semarang.

Untuk memasuki lokasi wisata religi Masjid Kapal Semarang, pengunjung dikenakan biaya Rp 2.000 per orang untuk dewasa sedangkan anak-anak gratis. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved