Laporan Humas Polres Rembang

Anggota Sat Sabhara Polres Rembang Dicegat Seorang Pria Jelang Tengah Malam, Ini yang Terjadi

Enam anggota Sat Sabhara Polres Rembang dicegat seorang pria, jelang tengah malam, Senin (26/6/2017). Ini yang selanjutnya dilakukan pria itu.

Anggota Sat Sabhara Polres Rembang Dicegat Seorang Pria Jelang Tengah Malam, Ini yang Terjadi
Istimewa/Humas Polres Rembang
Enam Anggota Sat Sabhara Polres Rembang memperbaiki motor warga yang mogok, Senin (26/6/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Kanit Turjawali Aiptu Nanang Asyono dan Kanit Pam Obvit Aiptu Suranto, bersama empat anggota Sat Sabhara Polres Rembang terkejut saat dicegat seorang pria di Simpang Tiga Clangapan, Rembang, Senin (26/6/2017) malam. Saat itu, mereka dalam perjalanan berpatroli, sekitar pukul 22.30 WIB.

Saat berhenti dan menanyakan maksud pria itu, polisi mengetahui maksud sebenarnya.

Pria bernama Hendro (25) tersebut mengaku membutuhkan bantuan lantaran motor Honda Mega Pro yang dikendarai mogok. Warga Karas, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, itu tak mengetahui penyebab kendaraannya macet.

Lantaran dibekali ilmu dasar perbengkelan, tak butuh waktu lama bagi keenam anggota Sat Sabhara Polres Rembang itu mengetahui sumber masalah. Mereka membuka dan membersihkan busi motor tersebut.

Setelah itu, busi kembali dipasang dan motor distater manual. Mesin motor milik Hendro pun menyala lagi.

"Terimakasih, Pak Polisi. Karena bantuan bapak-bapak, saya bisa melanjutkan perjalanan. Semoga, Tuhan membalas kebaikan bapak-bapak semua," ucap Hendro senang.

Sebelum pergi, tak lupa anggota Sat Sabhara yang berpatroli itu mengingatkan agar Hendro berhati-hati dalam berkendara, mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas, juga membawa kelengkapan surat-surat.

"Semua anggota kami memang dibekali ilmu dasar perbengkelan karena masalah yang sering ditemui pada pengendara di jalan adalah motor atau mobil mogok. Semua mobil patroli juga dilelngkapi peralatan perbengkelan untuk memudahkan anggota membantu masyarakat," kata Kapolres Rembang AKBP Sugiarto, Selasa (27/6/2017).

Sugiarto pun mengatakan, apa yang dilakukan keenam anak buahnya merupakan aplikasi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Juga, wujud pelaksanaan program prioritas Kapolri, yakni profesional, modern dan terpercaya (prometer). Program ini juga sejalan dengan motto Polres Rembang, HEROES, yakni Humanis, Edukatif , Religius, Optimis, Empati, dan Simpatik.

"Jadi, anggota betul–betul terjun ke seluruh aspek kehidupan masyarakat," ungkap Kapolres. (tribun jateng/humas polres rembang)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved