Arus Mudik Lebaran

Simpang Tiga Cebongan Salatiga Padat, Pengemudi Harus Pasrah Melaju 20 Km/jam

Kepadatan lalu lintas terjadi di jalur Salatiga arah Solo, tepatnya dari jalan keluar Lingkar Selatan Salatiga (JLS) di Tingkir, Selasa (27/6/2017).

Simpang Tiga Cebongan Salatiga Padat, Pengemudi Harus Pasrah Melaju 20 Km/jam
tribun jateng/franciskus ariel setiaputra
Petugas mengatur lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan di Simpang Tiga Cebongan, Tingkir, Senin (26/6/2017). Simpang Tiga merupakan pertemuan antara kendaraan dari Jalur Lingkar Selatan Salatiga, arah Solo masuk Kota Salatiga, dan sebaliknya. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Franciskus Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Kepadatan lalu lintas masih terjadi di jalur Salatiga arah Solo, tepatnya dari jalan keluar Lingkar Selatan Salatiga (JLS) di Simpang Tiga Cebongan, Tingkir.

Pantauan tribunjateng.com, sekitar pukul 14.30 WIB, kendaraan yang melintas padat merayap. Beberapa petugas kepolisian turun mengatur lalu lintas. Pengemudi pun hanya bisa pasrah, melaju di kecepatan tak lebih dari 20 km per jam.

"Motor ambil (jalur) kiri! Motor ambil kiri! Ngerti opo ora (paham atau tidak)?" teriak polisi kepada pengendara motor.

Simpang Tiga Cebongan merupakan pertemuan kendaraan dari Jalur Lingkar Selatan Salatiga, arah Solo masuk Kota Salatiga, dan sebaliknya.

Menurut polisi yang bertugas, kemacetan terjadi karena penyempitan jalan di Klero. Hal ini dibenarkan warga sekitar jalur Salatiga-Solo di kilometer enam.

"Wah dari kemarin macet. Di Klero ada penyempitan jalan," Kata Widian, warga setempat.

Sementara itu, kepadatan arus lalu lintas juga terlihat dari arah Solo menuju Salatiga.

Di titik lain, jalan menuju exit tol Salatiga dari arah Tingkir terpantau padat merayap, demikian sebaliknya. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved