Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Warga Gunungpati Semarang Tewas di Dalam Taksi yang Terparkir di Ungaran

Informasi yang dihimpun, taksi expres lambung ST 356 Nomor Polisi H 1356 GG terparkir sejak Selasa (27/6/2017) petang.

Penulis: suharno | Editor: a prianggoro
Facebook
Taksi yang terparkir semalaman di Jalan HOS Cokroaminoto, Ungaran. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Warga di sekitar Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Ungaran, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, digegerkan seorang pria yang meninggal dunia di dalam taksi, Rabu (28/6/2017).

Informasi yang dihimpun, taksi expres lambung ST 356 Nomor Polisi H 1356 GG terparkir sejak Selasa (27/6/2017) petang.

Seorang warga, Muhlisin (45) mengungkapkan, warga sekitar awalnya mengira taksi berwarna hitam yang parkir melawan arah di depan ruko Bebek Martin Ungaran tersebut sedang menunggu seorang penumpang.

"Kemarin (Selasa, Red), pas saya lewat sempat saya intip, korban sedang rebahan dijok belakang setir. Kacanya dibuka sehingga bisa diihat dari luar," katanya.

Namun keesokan harinya, warga mulai menaruh curiga lantaran taksi tersebut masih terparkir di lokasi semula.

Akhirnya, sejumah warga memberanikan diri untuk menengok kondisi korban.

Saat pintu mobil dibuka, posisi tidur korban masih sama dengan saat awal diketahui warga.

Namun saat dibangunkan warga, pengemudi tersebut tidak bergerak dan hanya diam saja.

"Posisi kepalanya ndengkleng (ke atas). Pas saya lihat bibirnya juga sudah biru, di dalam mobilnya juga baunya sudah nggak enak," sambung Muhlisin.

Setelah mengetahui kondisi sopir taksi tersebut, warga kemudian melaporkan ke pihak berwajib.

Berdasarkan data pihak kepolisian, identitas mayat yang merupakan pengemudi taksi, yakni bernama Ropei (48) warga Perum Siberi RT 01 RW 02 Kelurahan Siberi, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

"Informasi kami terima pukul 10.00 wib dan lima menit kemudian petugas sudah di lokasi kejadian," kata Kapolsekta Ungaran, Kompol Moh Aslam.

Petugas dari Polsekta Ungaran dan Satreskrim Polres Semarang segera mekukan oleh tempat kejadian perkara (TKP), dan meminta keterangan para saksi.

Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi medis dan pihak keluarga untuk mengetahui penyebab kematian korban.

"Diduga korban mengalami kelelahan dan mempunyai riwayat penyakit jantung. Korban kami bawa ke RSUD Ungaran untuk visum luar," papar Aslam.

Berdasarkan keterangan keluarga, Aslam menjekaskan korban mempunyai riwayat penyakit jantung.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan pada tubuh korban. Kami sudah membuatkan verita acara serah terima jenazah ke pihak keluarga," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved