Laporan Humas Polres Batang

Lima Pengedar Sabu dan Ganja Jaringan Wilayah Pantura Batang Dibekuk

Sat Resnarkoba Polres Batang membekuk lima tersangka pengedar sabu dan ganja jaringan pengedar narkoba di wilayah Pantura Batang.

Lima Pengedar Sabu dan Ganja Jaringan Wilayah Pantura Batang Dibekuk
kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Sat Resnarkoba Polres Batang membekuk lima tersangka pengedar sabu dan ganja. Mereka merupakan jaringan pengedar narkoba di wilayah Pantura Batang.

Kasat Resnarkoba AKP Hartono mengatakan, kelima tersangka tersebut adalah AA Alias Gombloh (23), TF alias Tole (26), dan MF alias Uzan (21). Ketiganya merupakan warga Kelurahan Medono, Pekalongan.

Sementara, dua orang lain, RS alias Kuping (37) warga Kelurahan Kergon, dan MM alias Thado (29) asal Tegaldowo Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Kelima tersangka dibekuk di tempat dan jam yang berbeda.

"Tersangka kami tangkap awal Juni lalu. Dari mereka kami berhasil mengamankan 31 paket ganja dan 1 paket sabu,” kata Hartono, Minggu (2/7/17).

Menurut Hartono, penangkapan tersebut bermula dari informasi warga akan adanya transaksi sabu di warung sebelah barat satu kafe di Pantura, Batang. Mendapat informasi ini, anggota Sat Resnarkoba melakukan penggerebekan.

"Awalnya, petugas menangkap AA Alias Gombloh (23). Selanjutnya, dikembangkan dan ia mengakui sabu tersebut berasal dari Tole dan Uzan, dia membeli seharga Rp 400 ribu. Sebelumnya, mereka bertiga menggunakan sabu tersebut di wilayah Pekalongan," jelasnya.

Dari informasi itu, anggota Sat Resnarkoba berhasil mengamankan RS alias Kuping beserta ganja yang disimpan di belakang pintu rumah. Sesuai pengakuannya, ganja itu dibeli dari MM seharga Rp 2,7 juta.

Selain sabu dan ganja, polisi juga mengamankan barang bukti lain, di antaranya beberapa handphone, sedotan alat hisap, plastik klip, dan gunting.

"Akibat perbuatan tersebut, para tersangka akan dijerat menggunakan Pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1) subsider pasal 127 dan pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 th 2009 tentang Narkotika," ujarnya. (*)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved