Pansus Hak Angket KPK Ingin Temui Koruptor, Ini Alasannya

Pansus Hak Angket KPK mengungkapkan rencana bertemu koruptor. Tujuannya, memastikan hak mereka tak dilanggar selama jalani proses pidana.

Pansus Hak Angket KPK Ingin Temui Koruptor, Ini Alasannya
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Pimpinan Pansus hak angket KPK: Wakil Ketua Pansus Risa Mariska, Ketua Pansus Agun Gunandjar Sudarsa, serta Wakil Ketua Pansus Taufiqulhadi dan Dossy Iskandar Prasetyo (paling kiri ke kanan) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/6/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agun Gunandjar Sudarsa mengungkapkan rencana kunjungan ke sejumlah lembaga pemasyarakatan (Lapas). Tujuannya, memastikan hak-hak terpidana kasus korupsi tidak dilanggar selama menjalani proses pidana.

"Berkaitan itu, kami akan beri ruang (para terpidana kasus korupsi). Kami akan ketemu mereka. Pansus ini ingin membangun konsepsi penegakkan hukum yang menjamin HAM," ujar Agun seusai rapat konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan, Selasa (4/7/2017).

"Apakah ada di antara mereka (yang) selama proses atau menjalani pidana, hak-haknya dianiaya," ucap dia.

Baca: Pekan Ini, Sejumlah Anggota DPRD Diperiksa KPK Terkait Dana Rp 5,9 Triliun

Agun menegaskan, tidak ada niat dari Pansus hak angket KPK mengubah putusan pengadilan.

Sedianya, kunjungan akan dilakukan lusa, Kamis (6/7/2017). Namun, hingga saat ini, belum terkonfirmasi apakah surat permohonan kunjungan dari Pansus sudah diterima oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Sampai hari ini saya belum sempat koordinasi lagi dengan pihak pemasyarakatan tapi surat sudah kami layangkan," kata Agun.

Lebih lanjut, dia mengatakan, karena yang dilakukan Pansus ini semacam "audit menyeluruh" atas keberadaan KPK selama ini. Maka dari itu, Pansus ingin mengetahui sebenarnya berapa orang yang sudah menjalani pidana sejak KPK berdiri.

"Lalu, materi pidananya apa, kasusnya apa, hukumannya berapa lama, dipidananya di mana," kata Agun.

Baca: Puluhan Pengunjuk Rasa di Tugu Muda Semarang Tolak Pansus Hak Angket KPK

Di samping itu, Pansus juga ingin mengetahui kewajiban yang dibayarkan oleh para terpidana untuk sanksi pidana subsider.

"Kami juga ingin tahu apakah mereka yang sudah dibebaskan itu sudah membayar kewajiban. Kalau sudah dibayarkan, uangnya di mana, penyetorannya seperti apa, teknisnya seperti apa," ujar Agun. (Kompas.com)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com, Selasa (4/7/2017), dengan judul: Alasan Pansus Angket KPK Akan Kunjungi Terpidana Korupsi di Lapas

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved