Ribuan Peziarah Peringati Haulnya yang Ke-117 di Semarang, Inilah Jasa-jasa Kiai Sholeh Darat

Reputasi itu antara lain berasal dari sejumlah kitab yang dia tulis yakni Kitab Munjiyat, Lathoif At-Thaharah, Majmuat As-Syariah, Matan Al-Hikam.

Ribuan Peziarah Peringati Haulnya yang Ke-117 di Semarang, Inilah Jasa-jasa Kiai Sholeh Darat
IST
Para peziarah memadati acara haul ke-117 Kiai Sholeh Darat di Pemakaman Bergota, Semarang, Selasa (4/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ribuan peziarah memadati kompleks makam Kiai Sholeh Darat di Pemakaman Bergota, Semarang, Selasa (4/7/2017).

Ziarah tersebut dalam rangka memperingati haul ke-117 kiai yang bernama Muhammad Saleh bin Umar As-Shamarani ini yang jatuh setiap 10 Syawal.

Lantunan tahlil yang dibacakan peziarah pun menggema.

Nama Kiai Sholeh Darat memang tak setenar murid-muridnya yakni RA Kartini, KH Hasyim Asy'ari, dan KH Ahmad Dahlan.

Tak hanya mengajarkan ilmu agama, ulama ini juga menanamkan kecintaan terhadap Tanah Air.

Di tengah kerumunan peziarah, hadir Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Ketua MUI Jateng KH Ahmad Daroji, Ketua PCNU Kota Semarang KH Anasom, KH Agus Taufiq (buyut Kyai Sholeh), dan KH Hadlor Ikhsan.

"Bangsa yang besar adalah yang menghargai pahlawan dan pendahulunya. Menghargai dan mengenang pendahulu adalah suatu kewajiban sebagai wujud penghormatan kepada generasi sebelumnya," kata Hendi, sapaan akrab Hendrar.

Menurutnya, kegiatan doa bersama tersebut merupakan wujud mengenang sekaligus meneladani tokoh besar Kiai Sholeh Darat.

Adapun Ahmad Daroji mengatakan Kiai Sholeh merupakan ulama ternama asal Semarang yang diakui keilmuannya, baik di nusantara maupun dunia.

Halaman
12
Penulis: galih permadi
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved