Breaking News:

Arus Balik Lebaran

Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Masih Berlangsung, Peminat Kapal Menurun

Sesuai prediksi PT Pelindo III cabang Semarang, lonjakan arus balik di Pelabuhan Tanjung Emas terjadi H+7 Lebaran atau terjadi Minggu (2/7/2017).

Penulis: Nur Rochmah | Editor: rika irawati
Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Ribuan peserta mudik gratis menggunakan kapal Dobonsol diberangkat dari Tanjung Emas Kota Semarang menuju Tanjung Priok Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Nur Rochmah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sesuai prediksi PT Pelindo III cabang Semarang, lonjakan arus balik di Pelabuhan Tanjung Emas terjadi H+7 Lebaran atau terjadi Minggu (2/7/2017).

"Lonjakan penumpang setelah Lebaran yang paling terasa memang terjadi Minggu (2/7/2017). Tapi, kami belum bisa mengatakan itu sebagai puncak arus balik karena monitoring masih berlangsung sampai H+15 atau Selasa (10/7/2017) pekan depan," kata Humas PT Pelindo III, Emil Pujji Arifan, Selasa (4/7/2017).

Itu sebabnya, menurut Emil, pihaknya belum membubarkan posko mudik Lebaran di pelabuhan. "Pos komando taktis masih aktif beroperasi," imbuhnya.

Data yang didapat tribunjateng.com, jumlah penumpang kapal arus balik, terhitung 29 Juni 2017 sampai 3 Juli 2017, mencapai 10.709 jiwa.

Rinciannya, penumpang pada 29 Juni sebanyak 1.022 jiwa. Mereka diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menggunakan enam armada kapal.

Pada 30 Juni, penumpang mencapai 2.231 jiwa dan diberangkatkan menggunakan tiga armada kapal.

Sementara, pada 1 Juli dan 2 Juli, penumpang yang naik kapal dari Tanjung Emas Semarang, masing-masing 2.078 jiwa dan 4.393 jiwa. Pada tanggal 1 Juli, penumpang diangkut menggunakan lima kapal dan sehari setelahnya menggunakan tiga armada kapal.

"Tanggal 3 Juli, penumpang yang naik kapal 984 jiwa. Mereka diberangkatkan menggunakan satu kapal," kata dia.

Namun, Emil tidak merinci, tujuan para penumpang atau rute kapal tersebut.

Menurut Emil, tiga tahun tarakhir, ini jumlah penumpang kapal dari Tanjung Emas Semarang mengalami penurunan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved