BPR Manfaatkan Masa Pendaftatan Sekolah Perbesar Penyaluran Pinjaman

BPR memanfaatkan masa pendaftaran sekolah untuk memperbesar penyaluran kredit pinjaman

BPR Manfaatkan Masa Pendaftatan Sekolah Perbesar Penyaluran Pinjaman
Istimewa
Lima mahasiswa Undip Jurusan Matematika memberikan edukasi seks dan pencegahan kekerasan seksual pada anak (KSA) kepada 2 murid SDN Tambakrejo 3, Semarang. Mereka membuat program diary Anak Berani Terbuka Anti KSA (Aber-Tesa). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) memanfaatkan masa pendaftaran sekolah untuk memperbesar penyaluran kredit pinjaman.

Mereka berlomba menawarkan promo bunga pinjaman untuk menarik nasabah.

Seperti BPR Pasar Boja yang menawarkan promo bunga pinjaman sebesar 0,85 persen per bulan dengan plafond pinjaman Rp 10 juta sampai Rp 250 juta.

"Selama masa pendaftaran sekolah, kami ada program kredit sekolah dengan bunga 0,85 per bulan. Kalau biasanya, bunga pinjaman kami 1,2 persen per bulan," kata Direktur BPR Pasar Boja, Budi Santoso, kepada Tribun Jateng, Rabu (5/7/2017).

Kredit ini bisa dipakai untuk biaya pendaftaran sekolah. Saat ini, katanya, sudah ada proses pencairan pinjaman kepada nasabah sekitar Rp 500 juta. Ditargetkan, kredit sekolah ini dapat tersalurkan sampai Rp 5 miliar.

"Dana yang kami siapkan masih besar sehingga nasabah masih bisa mendapatkan pinjaman dari kami sampai batas maksimal. Sejauh ini animo nasabah cukup baik sejak kami launching promo pada akhir Juni," paparnya.

Untuk mengajukan pinjaman, calon nasabah cukup menyertakan foto copy KTP suami istri, bukti pendapatan, foto copy jaminan, dan NPWP bagi pinjaman Rp 50 juta ke atas.

"Kalau pinjaman di bawah Rp 50 juta, tidak perlu menyertakan NPWP," tambahnya.

BPR Weleri Makmur juga menawarkan promo bunga pinjaman yaitu mulai 0,69 persen untuk meningkatkan jumlah kreditnya. Bunga tersebut untuk pengambilan kredit di atas Rp 30 juta.

"Untuk memberikan kemudahan kredit kepada nasabah, kami ada program bunga 0,69 persen per bulan. Sebelumnya, bunga kredit kami 0,77 persen per bulan," kata Kasie Pengembangan Bisnis BPR Weleri Makmur, Muhammad S Tulus.

Kredit tersebut ditawarkan dengan beberapa skema. Bunga 0,69 persen diperoleh jika nasabah mengambil masa pelunasan 18 bulan. Bunga akan berubah menjadi 0,89 persen jika masa pelunasan menjadi 24 bulan atau 2 tahun. Jika diambil 36 bulan atau 3 tahun, bunga kredit yang dikenakan sebesar 0,99 persen per bulan.

"Mekanisme bunga 0,69 persen hanya untuk agunan berupa sertifikat benda tidak bergerak seperti rumah. Kalau agunan BPKB, bunga kredit mulai 0,99 persen per bulan," jelasnya.

Dari promo ini, Tulus berharap mampu mendongkrak penyaluran kredit khususnya kredit konsumtif. Mengingat selama masa pendaftaran sekolah ini masyarakat banyak membutuhkan dana.

Hanya saja, ia tidak menyebutkan berapa pertumbuhan yang ditargetkan. Namun, dari data kinerja 2016 ke 2017, penyaluran kredit BPR Weleri Makmur hingga April 2017 mencatatkan pertumbuhan 17,23 persen dibandingkan April 2016 dengan pertumbuhan jumlah rekening 5,27 persen. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved