MAJT akan Hadirkan Syamsi Ali Pemimpin Komunitas Muslim New York AS
Rencananya, pada Selasa (11/7) mendatang, imam besar masjid di New York, DR Syamsi Ali, akan datang ke MAJT. Kedatangannya atas undangan khusus dari K
Penulis: m nur huda | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dewan Pengurus Pengelola (DPP) Masjid Agung Jawa Tengah atau MAJT menjalin kerja sama dengan komunitas masjid di New York, untuk mengembangkan jaringan dakwah. Selain itu juga mempopulerkan Islam untuk perdamaian dunia.
Rencananya, pada Selasa (11/7) mendatang, imam besar masjid di New York, DR Syamsi Ali, akan datang ke MAJT. Kedatangannya atas undangan khusus dari Ketua Umum DPP MAJT Jateng Dr KH Noor Ahmad MA.
Noor Ahmad menjelaskan, kedatangan Syamsi Ali atau Imam Shamsi Ali ke MAJT ini dalam rangka menjalin kerja sama di bidang dakwah dan pengembangan masjid. Sekaligus akan berceramah tentang perkembangan Islam dunia khususnya tren yang terjadi di Amerika Serikat.
"Saya sengaja mengundang Dr Syamsi Ali agar pengalaman-pengalamannya dalam memimpin masjid-masjid di New York sekaligus sebagai pemimpin Islam dunia, dapat menjadi inspirasi baru bagi pengembangan MAJT," katanya melalui siaran pers, Selasa (4/7).
Menurutnya, MAJT selama ini telah aktif dalam dalam menjalin kerja sama internasional di bidang agama dan budaya.
Syamsi Ali adalah pemimpin Jamaica Muslim Center yang merupakan komunitas muslim terbesar di New York. Ia seorang tokoh yang dihormati di Amerika Serikat, dan pernah menjadi Imam di Islamic Center New York serta Ketua Komunitas Muslim New York.
Jabatan lain yang masih diemban, kata Noor Ahmad, yaitu sebagai Presiden Muslim Foundation of America dan Ketua Parade Islam Internasional New York.
"Dia dikenal luas sebagai pelopor dialog antaragama di Amerika Serikat dan menjadi pengurus berbagai organisasi antaragama, di antaranya Tanenbaum Center, dan Federasi Timur Tengah untuk perdamaian," katanya.
Pada 2006, jelasnya, Imam Ali dinobatkan sebagai satu dari tujuh tokoh agama paling berpengaruh di kota New York oleh majalah New York. Dan sejak peristiwa serangan teroris 11 September 2001, Syamsi Ali dikenal luas sebagai representasi wajah Islam moderat di dunia barat.
Syamsi Ali adalah pria asal Indonesia yang lahir di Bulukumba, Sumatra Selatan tahun 1967. Dia telah menerima puluhan penghargaan dari berbagai institusi di Amerika dan dunia.
Di antaranya Ellis Island Honor Award pada 2009, penghargaan tertinggi dari pemerintah Amerika pada imigran yang memberikan kontribusi signifikan ke Amerika.
Kemudian, ia juga pernah empat tahun berturut-turut mulai 2009 sampai 2012 terpilih sebagai satu dari 500 Muslim paling berpengaruh di dunia oleh Jordan Strategic Studies dan GeorgeTown University. Pada 2015 juga menerima penghargaan MUI Award dari Majelis Ulama Indonesia, di Bandung.
"Imam Ali telah menelusuri lima benua menyampaikan dakwah Islam maupun berbagai konferensi dan seminar. Termasuk di antaranya berbagai negara Eropa dalam membangun kerja sama antaragama," katanya. (tribunjateng/had)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/majt-akan-hadirkan-syamsi-ali-pemimpin-komunitas-muslim-new-york-as_20170705_150439.jpg)