Semangatnya Warga Berebut Sega Kethek di Kirab Sesaji Rewanda

Suasana Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati tampak sepi tak padat pengunjung, Rabu (5/7).

Semangatnya Warga Berebut Sega Kethek di Kirab Sesaji Rewanda
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Ratusan warga memadati kawasan wisata Goa Kreo dalam acara "Kirab Sesaji Rewanda" yang beralamatkan di Jalan Raya Goa Kreo, Kandri, Gunung Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (5/7). Kirab sesaji rewanda merupakan napak tilas Sunan Kalijaga saat mencari kayu jati pilihan di sekitar Goa Kreo, yang dihuni banyak monyet ekor panjang. Tradisi itu ditandai dengan sesaji gunungan buah-buahan untuk diberikan kepada monyet ekor panjang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suasana Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati tampak sepi tak padat pengunjung, Rabu (5/7).

Meski pagi kemarin, digelar Kirab Sesaji Rewanda yang sudah menjadi agenda rutin tahunan di kelurahan tersebut.

Alunan musik drum band anak-anak mengiringi langkah ratusan peserta Kirab Sesaji Rewanda Goa Kreo.

Cucuk lampah mengawal rombongan yang membawa replika Kayu Jati Soko Guru Masjid Demak, tumpeng, dan empat gunungan yang terdiri dari Gunungan Buah, Gunungan Kupat, Gunungan Palawija dan Gunungan Sega Kethek.

Selain itu, juga ada empat rahwana, tokoh kera dalam pewayangan, berwarna putih, hitam, kuning, dan merah.

Keempat warna menggambarkan sifat manusia.

Dalam cerita legenda Goa Kreo, Sunan Kalijaga saat melakukan semedi di Goa Kreo dijaga empat kera tersebut.

Rewanda bermakna monyet.

Sesaji Rewanda merupakan persembahan untuk para monyet di Goa Kreo.

Halaman
123
Penulis: galih permadi
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved