Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jokowi Minta Peserta KTT G-20 Perangi Terorisme Tidak dengan Senjata. Lalu dengan Apa?

Saat memberikan sambutan dalam sesi Leaders' Retreat Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Hamburg, Jerman, Presiden Joko Widodo mengajak memerangi teroris

Editor: bakti buwono budiasto
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo di Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Hamburg, Jerman. 

TRIBUNJATENG.COM - Saat memberikan sambutan dalam sesi Leaders' Retreat Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Hamburg, Jerman, Presiden Joko Widodo mengajak negara-negara peserta bersatu memerangi terorisme.

“Apakah kita menyerah kepada teror? Apakah kita akan tetap diam? Kita tidak boleh menyerah, kita tidak boleh tinggal diam, kita harus bersatu untuk memerangi ancaman terorisme,” ujar Presiden berdasarkan keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jumat (7/7/2017).

Jokowi menegaskan, pendekatan yang seimbang antara soft power dan hard power masih merupakan solusi ampuh dalam pemberantasan aksi terorisme.

Jokowi kemudian menjelaskan mengenai program deradikalisasi yang dilakukan di Indonesia, terbukti dapat menurunkan tingkat keinginan para mantan teroris untuk mengulang aksinya kembali.

“Sejarah telah mengajarkan kita bahwa senjata dan kekuatan militer tidak bisa memberantas terorisme. Pikiran sesat hanya bisa dikoreksi dengan cara berpikir yang benar. Untuk itu, pendekatan soft power berupa deradikalisasi dapat terus dilanjutkan,” tutur Presiden.

Presiden kemudian mengambil contoh kasus kelompok ISIS yang menguasai Marawi, Filipina Selatan, yang membuat masyarakatnya harus mengungsi dari kota itu karena ada operasi militer pasukan Filipina.

"Kasus Marawi merupakan panggilan untuk kita semua bahwa jaringan ISIS kini telah menyebar dan afiliasi dengan teroris lokal terus terjadi,” kata Presiden.

Sebagai upaya pencarian solusi terhadap Marawi, Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa dengan inisiatif Indonesia, perundingan trilateral antara Indonesia-Malaysia-Filipina telah dilaksanakan.
Ke depan, ASEAN juga akan bekerja sama dengan Australia dalam pemberantasan terorisme di kawasan. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved