Sempat Menipis, Stok Darah PMI Kota Semarang Mulai Tercukupi

Libur lebaran yang panjang mengakibatkan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kota Semarang sempat mengalami kekurangan stok darah

Sempat Menipis, Stok Darah PMI Kota Semarang Mulai Tercukupi
tribun jateng/alexander Devanda Wisnu
Pendonor sedang melakukan pemeriksaan Hemoglobin di Unit Transfusi Darah jl Mgr.Soegijopranoto, Semarang, Jawa Tengah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alexander Devanda Wisnu

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Libur lebaran yang panjang mengakibatkan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kota Semarang sempat mengalami kekurangan stok darah.

Namun stok kantong darah kini mulai stabil dengan mulai gencarnya donor darah di universitas hingga perkantoran, Senin (10/07/2017)

Hal tersebut disebabkan karena banyaknya perkantoran maupun instansi libur lebaran,

Lalu, banyak pendonor yang mengurungkan niatnya untuk mendonorkan darah selama lebaran padahal permintaan kantong darah di rumah sakit tetap meningkat.

Petugas bagian pelayanan donor darah di Unit Transfusi Darah, Hilda Eka (34) mengatakan pascalebaran persediaan darah sudah mulai normal pada Senin I(10/7/2017) dibandingkan beberapa hari setelah lebaran.

Persediaan kini mencapai 2461 kantong darah.

Namun persediaan tersebut dapat berubah tiap jamnya karena banyak permintaan dan pemasukan kantong darah.

"persediaan komponen darah yaitu whole blood ( Darah dengan komponen lengkap) mencapai 393 kantong, Packed Red Cell (PRC) mencapai 301 kantong, Trombosit 200 kantong, Plasma darah beku mencapai 1091 kantong dan sedangkan Antihemofili (AHF) 461 kantong," jelasnya.

Untuk meningkatkan persediaan darah pihaknya melakukan aksi donor darah di berbagai tempat.

Satu di antaranya di Universitas Dian Nuswantoro yang diadakan pada pukul 09.00 hingga 12.00 wib.

Bus donor keliling juga disediakan di dua tempat yaitu di jalan Pahlawan dan Tembalang.

Rani (26),merupakan pendonor darah mengatakan mendapatkan banyak manfaat dari donor darah satu diantaranya badan menjadi lebih segar.

"Saya donor darah sudah sering ya minimal tiga bulan sekali. dapat banyak manfaat dari donor darah satu diantaranya badan bisa jadi lebih segar dan jika tidak donor badan jadi terasa tidak enak" pungkas Rani. (*)

Penulis: Alexander Devanda Wisnu P
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved