Letupan Kawah Sileri Bikin Penasaran Wisatawan, Bukannya Takut, Mereka Malah Mendekat
Meski aktivitas vulkanik meningkat akhir-akhir ini, kawah Sileri tetap jadi daya tarik bagi para wisatawan
Penulis: khoirul muzaki | Editor: bakti buwono budiasto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA- Meski aktivitas vulkanik meningkat akhir-akhir ini, kawah Sileri tetap jadi daya tarik bagi para wisatawan.
Bukannya takut terhadap potensi erupsi susulan, sebagian masyarakat justru berbondong-bondong mendekati kawah.
Pasca letusan kawah pada Minggu (2/7) lalu, kawah Sileri ditutup sementara untuk wisatawan dan umum.
Loket masuk ikut ditutup garis polisi yang mengitari kawah pada radius 100 meter.
Penutupan sementara kawah Sileri ternyata tak meyurutkan niat sejumlah wisatawan untuk mengunjungi salah satu kawah paling aktif di gunung Dieng itu.
Jamil, wisatawan asal Wonosobo tetap mengunjungi kawah Sileri meski mengetahui kawah itu ditutup sementara pasca erupsi.
"Saya dari dulu memang sudah ingin ke sini, karena ini salah satu objek yang belum pernah saya kunjungi,"katanya, Selasa (11/7).
Di samping menikmati wisata, Jamil penasaran ingin melihat langsung aktivitas vulkanik kawah Sileri pasca erupsi, sekaligus menyaksikan bekas erupsi yang masih tersisa.
Ia bersama pengunjung lain pun terpaksa harus menyaksikan kawah dari kejauhan di luar garis polisi.
Kejadian erupsi pada Minggu (2/7) jadi topik pembicaraan utama di antara mereka.
Mereka juga asyik berswafoto dengan latar pemandangan sisa-sisa erupsi.
Pepohonan atau tanaman di sekitar kawah menjadi bewarna, hijau dan abu-abu karena dampak erupsi.
"Yang penting sekarang sudah tidak penasaran lagi karena sudah lihat langsung,"ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kawah-sileri_20170711_090420.jpg)