SALUT, Setiap Hari Para Prajurit Ini Berlatih Yongmoodo, Begini Tujuannya

Yongmoodo adalah bela diri tangan kosong yang sejalan dengan falsafah militer yang menjunjung tinggi sportivitas dan patriotisme.

SALUT, Setiap Hari Para Prajurit Ini Berlatih Yongmoodo, Begini Tujuannya
PENDIM DEMAK
Prajurit Kodim Demak berlatih bela diri Yongmoodo di halaman Makodim, Kamis (13/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Untuk meningkatkan kemampuan pengamanan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Prajurit Kodim 0716/Demak mengikuti latihan bela diri yongmoodo.

Gemblengan itu berlangsung setiap sore hari di halaman Makodim Demak.

Semua lapisan mulai dari perwira, bintara hingga tamtama diwajibkan berlatih yongmoodo.

Pasi Ops Kodim Demak Kapten Kav N Pasaribu menjelaskan yongmoodo merupakan beladiri yang diwajibkan bagi pasukan TNI.

"Ini adalah bela diri tangan kosong yang sejalan dengan falsafah militer yang menjunjung tinggi sportivitas dan patriotisme," kata Pasaribu dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Jumat (14/7/2017).

Pelatih Serda Mashudi menjelaskan yongmoodo merupakan bela diri asal Korea Selatan.

Prajurit TNI mulai berlatih bela diri ini sejak 2008.

Setelah dikenal umum sejak 2012, kini diadopsi menjadi olahraga resmi militer di jajaran TNI Angkatan Darat.

"Ada kewajiban semua prajurit harus berada di level dan satu dalam menguasai jenis beladiri ini," tambah Mashudi.

Ia berharap berkat latihan intensif, seluruh prajurit Kodim Demak memiliki kemampuan bela diri yongmoodo yang mumpuni.

Pada gilirannya, meningkatkan kepercayaan diri dalam bertugas. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved