Dishub Solo Rancang Aplikasi Online untuk Pemesanan Bus Wisata Werkudara
Dinas Perhubungan (Dishub) kota Solo sedang siapkan pembuatan aplikasi pemesanan tiket bus wisata Werkudara secara online
Penulis: akbar hari mukti | Editor: bakti buwono budiasto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Dinas Perhubungan (Dishub) kota Solo sedang siapkan pembuatan aplikasi pemesanan tiket bus wisata Werkudara secara online.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno, Sabtu (15/7/2017).
Ia menjelaskan, alasan pembuatan aplikasi tiket bus wisata Werkudara secara online tersebut, dikarenakan selama liburan, bus itu diminati oleh wisatawan, baik lokal hingga mancanegara.
"Peminatnya tinggi sekali. Saat ini baru tahap pengembangan aplikasi Werkudara. Sudah masuk di APBD Perubahan Kota Solo 2017," ujarnya.
Ia menjelaskan, sejak dioperasionalkan 6 tahun lalu, bus wisata itu menjadi daya tarik wisatawan untuk menjelajahi Kota Solo.
Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Solo, Taufik Muhammad menjelaskan, pembuatan aplikasi Werkudara adalah untuk memudahkan wisatawan memesan tiket menaiki bus tersebut.
Selama ini ia menjelaskan, pemesanan tiket Werkudara dilakukan dengan cara langsung membeli tiket ke Kantor Dishub Solo, atau dapat melalui reservasi tiket dengan pesan pendek (SMS).
Ia menjelaskan, apabila aplikasi Werkudara telah dilaunching, wisatawan bisa memesan tiket menaiki bus wisata tersebut beberapa hari sebelumnya.
"Seperti pemesanan tiket kereta api, mereka tahu kosongnya hari apa jam berapa. Tentu sangat efisien sekali," katanya.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Solo,Taufik Muhammad mengatakan, sejak dioperasionalkan enam tahun lalu, yakni pada 20 Februari 2011, banyak masyarakat antusias menaiki bus tersebut.
Bahkan ia mengatakan, sejumlah pejabat di antaranya Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono sempat menikmati trip bus tingkat Werkudara.
“Nantinya aplikasi ini bisa diakses melalui Solo Destination yang sudah lebih dulu beredar. Aplikasi ini nantinya bisa diunduh secara gratis di Playstore,” terangnya.
Ia menjelaskan, bus Werkudara memakan waktu 2 jam perjalanan.
Adapun penumpang cukup merogoh kantong sebesar Rp 20 ribu untuk menikmati perjalanan dengan rute dari Kantor Dishubkominfo di Manahan–perempatan Manahan (Jl. Ahmad Yani)– pertigaan Kerten (Jl. Slamet Riyadi)– Sriwedari–Gladag–Balai Kota–Pasar Gede–perempatan Panggung (Jl. Kolonel Sutarto)–Tugu Cembengan (Jl Ir Sutami)–Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bus-werkudara-solo_20170715_112706.jpg)