Wow, Petani Kopi Lereng Muria Tahun Ini Panen 5 Kali Lipat Dibanding Tahun Lalu

Hasil panen kopi di lereng Gunung Muria dipastikan lebih baik dibanding dengan tahun lalu.

Wow, Petani Kopi Lereng Muria Tahun Ini Panen 5 Kali Lipat Dibanding Tahun Lalu
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Suwarno (65) petani kopi asal Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus saat menjemur kopi hasil panen miliknya, Rabu (19/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS— Hasil panen kopi di lereng Gunung Muria dipastikan lebih baik dibanding dengan tahun lalu.

Terhitung, lahan satu hektar pada tahun ini bisa menghasilkan kopi sekitar 1,2 ton.

Sementara pada tahun lalu, lahan satu hektar hanya bisa menghasilkan kopi sekitar 200 kwintal.

Suwarno (65), petani kopi asal Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kudus mengatakan, dirinya saat ini bisa bernafas lega, lantaran dirinya bisa menikmati jerih payah yang selama ini dia lakukan.

Bapak empat anak itu menggarap lahan seluas seperempat hektar.

Dari hasil panen tahap pertama, lahan yang ia garap mampu menghasilkan kopi sekitar 2,5 kwintal.

“Tahun lalu hanya dapat satu karung ukuran Rp 50 kilogram. Itu saja tidak penuh. Eh, malah dicuri orang,” kata dia.

Dia menjelaskan, kali ini harganya pun mengalami kenaikan, meski hanya seribu rupiah.

Pada tahun sebelumnya, harga kopi kering dibanderol sekitar Rp 21 ribu per kilo.

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved