Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan Maut di Plelen Batang

Setelah Menewaskan Satu Keluarga, Sopir Truk Ini Menyelinap di Antara Kerumunan Warga

Sopir truk berinisial MS (48) itu mengaku panik dan takut hingga dia melarikan diri dari lokasi.

Penulis: muh radlis | Editor: a prianggoro
TRIBUN JATENG/M RADLIS
Penyidik Satuan Lalu Lintas Polres Batang menangkap sopir truk pengangkut tepung sagu yang kecelakaan dan menewaskan empat orang di Plelen, Gringsing, Kabupaten Batang beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Sopir truk kecelakaan maut beruntun di Plelen, Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, ditangkap di tempat pelariannya di Lampung.

Sopir truk berinisial MS (48) itu mengaku panik dan takut hingga dia melarikan diri dari lokasi.

"Saya panik pak, takut," kata MS saat tiba di kantor Satlantas Polres Batang, Kamis (20/7/2017).

Baca: BREAKING NEWS: Kecelakaan Karambol di Batang, Polisi dan 3 Anggota Keluarganya Tewas di Mobil Jazz

Sesaat setelah kecelakaan, MS melarikan diri dari lokasi kecelakaan yang menewaskan Brigadir Zaenal beserta keluarganya.

Dia menyelinap di antara kerumunan warga yang panik lantaran mobil Brigadir Zaenal yang terjepit badan truk meledak.

Saat melarikan diri itu, MS mendapati rekannya sesama sopir truk yang berasal dari Lampung.

"Saya tidak kenal sopir itu, tapi setelah ngobrol tahu kalau dia juga orang Lampung. Saya numpang truknya sampai Lampung," katanya.

Di Lampung, MS bersembunyi di rumah orang tua angkatnya di daerah Natar.

"Saya memang ada niat menyerahkan diri," katanya.

Ia pun meminta maaf kepada keluarga korban. Dia mengaku salah telah lalai mengendarai truknya, terlebih dia melarikan diri dari lokasi kecelakaan.

"Saya minta maaf yang sebesar besarnya, saya salah," katanya.

MS juga mengakui kesalahannya mengangkut barang yang melebihi kapasotas semestinya.

"Itu kelebihan muatan, saya mengaku salah. Tapi saya tidak bisa apa apa, saya cuma buruh. Cuma disuruh angkut oleh perusahaan tempat saya bekerja," kata MS. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved