Terkait Pembuatan Sertifikat Tanah Prona, Ganjar: Saya Siap 'Pasang Badan' untuk Teman-teman Kades

Hal itu disampaikan seusai Ganjar menggelar halal bihalal dengan perangkat dan kepala desa se-Brebes di Gedung Islamic Centre, Brebes.

Terkait Pembuatan Sertifikat Tanah Prona, Ganjar: Saya Siap 'Pasang Badan' untuk Teman-teman Kades
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, berbicara di depan perangkat dan kepala desa se-Brebes di gedung Islamic Centre Brebes. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,BREBES- Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, menegaskan siap pasang badan terkait pembuatan sertifikat tanah dalam program Proyek Agraria Nasional (Prona).

Hal itu disampaikan seusai Ganjar menggelar halal bihalal dengan perangkat dan kepala desa se-Brebes di Gedung Islamic Centre, Brebes, Kamis (20/7/2017).

Seperti diketahui, beberapa kepala desa di Brebes ditahan karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada warga yang membuat sertifikat tanah dalam program Prona.

"Saya siap pasang badan untuk teman- teman kades. Untuk penegak hukum, kami bagikan surat edaran untuk memberikan pembinaan terlebih dahulu kepada kades jika soal Prona," kata Ganjar.

Orang nomor satu di Jateng itu juga menuturkan sudah membagikan surat edaran yang selanjutnya dibuat Peraturan Desa (Perdes).

"Perdes itu juga untuk membuat peraturan penarikan biaya (Prona). Sehingga, (penarikan biaya) jadi transparan dan tidak menyalahi aturan," ucapnya.

Sementara, Ketua Paguyuban Kepala Desa se-Brebes, Nahib Sodiq, menyatakan bersyukur gubernur akan pasang badan.

"Pasang badan dalam hal ini, yakni bagaimana kades yang ditahan tidak sesuai dengan yang dituduhkan Kepolisian. Karena saat itu, aturan Prona belum jelas," ujar Nahib.

Dalam surat edaran gubernur, kata dia, pembuatan sertifikat tanah Prona tidak sepenuhnya gratis. Ada sejumlah item yang harus dikeluarkan pemohon.

"Yang gratis itu cuma kertas sertifikat sama pengukuran yang dilakukan Badan Petanahan Nasional (BPN). Untuk saksi, letter c, dan operasional itu pasti ada biaya yang dikeluarkan," jelas Kepala Desa Benda, Kecamatan Sirampog Brebes itu.(*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: a prianggoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved