Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Beras Oplosan

Kemendag Bekukan Kegiatan Produsen Beras Oplosan

PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) lewat anak usahanya, PT IBU, dituding curang dalam dugaan beras oplosan. Kemdag pun membekukan usahanya.

Editor: rika irawati
Dok KPPU via Kontan.id
Kemdag memberi keterangan kepada wartawan terkait beras oplosan di Jakarta, Jumat (21/7/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dituding berlaku curang dalam perdagangan beras. Lantaran menjual beras subsidi pada beras kemasan premium.

Kemasan beras yang dijual seharga Rp 20.000 pe kilogram (kg) melalui anak usahanya, PT Indo Beras Utama (PT IBU), diduga berisikan beras IR64 yang sejatinya adalah beras subsidi seharga Rp 9.000 per kg.

"Artinya, dia menggunakan uang negara untuk mengambil keuntungan," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perdagangan (Kemdag), Karyanto Suprih (21/7/2017).

Baca: Menteri Pertanian : Beras Oplosan Rugikan Negara Hingga Rp 1,5 Triliun

Karyanto menyatakan, saat ini, pengendalian beras sedang digalakkan. Meski begitu, Karyanto tidak dapat memastikan apakah distributor beras tersebut terdaftar. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Kepolisian.

Selama dalam penyelidikan, Karyanto mengatakan, aktivitas perdagangan PT Indo Beras Utama akan dibekukan sementara. Bersama Kemdag, Karyanto akan melihat apa yang dapat dilakukan pihaknya dalam mengatasi kasus ini.

Baca: Produsen Beras Oplosan Bantah Beli Beras Bersubsidi, Mereka Mengaku Dapat Beras Dari . . .

Serupa dengan Karyanto, Syahrul Mamma, Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, juga akan menunggu proses hukum yang sedang berlangsung.

Ia akan melihat terlebih dahulu hubungan kasus tersebut dengan Kemdag sebelum melakukan tindakan. "Kalau ada hubungan dengan perdagangan, baru kami proses," timpal Syahrul. (Kontan.id)

Berita ini sudah tayang di Kontan.co.id, Jumat (21/7/2017), dengan judul: Kemdag bekukan aktivitas anak usaha AISA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved