Menguak Misteri Banjarejo Sebagai Pusat Kerajaan Medang Kamulan

Bukan hanya fosil, Desa Banjarejo sesungguhnya memiliki kekayaan sejarah sangat lengkap dari masa purba, prasejarah, klasik, Islam, hingga modern

Menguak Misteri Banjarejo Sebagai Pusat Kerajaan Medang Kamulan
KOMPAS.com/Puthut Dwi Putranto
Seorang bocah menunjukkan bola batu yang ditemukan terpendam di tanah Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Grobogan, Jateng, Kamis (15/6/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Bukan hanya fosil, Desa Banjarejo sesungguhnya memiliki kekayaan sejarah sangat lengkap dari masa purba, prasejarah, klasik, Islam, hingga peradaban modern.

Temuan-temuan benda kuno diketahui sejak bertahun lalu.

Ada kubur batu atau dikenal dengan sebutan kubur budo, guci dan koin kuno, lesung batu jumbo, dan beberapa tahun lalu ditemukan artefak pondasi atau dinding batu merah di dataran persawahan Dusun Medang.

Balai Arkeologi Yogyakarta yang sudah meninjau lokasi belum bisa memberikan kesimpulan artefak itu bagian dari apa.

Baca: Menjaga Situs Purba Banjarejo

Baca: Ganjar Tertarik Bangun Museum di Banjarejo

Hanya indikasi awalnya, sisa pagar yang membujur di arah utara ke selatan.

Namun ahli percandian Balai Arkeologi Yogyakarta, Sugeng Riyanto, memastikan wilayah temuan di Medang itu situs arkeologi penting.

Penelitian lebih lanjut bisa menguak mata rantai sejarah peradaban Banjarejo, Grobogan, maupun Jawa.

Beberapa artefak Medang yang terselamatkan, dan cerita beberapa warga yang pernah menjual emas perhiasan temuan berupa cincin (ali-ali), ada yang menyebut coraknya khas kebudayaan Cina (Tiongkok).

Halaman
12
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved