Pertama Kali Ambil Uang di Mesin ATM, Disaksikan Bu Mensos Pula. Begini Deh Akhirnya . . .

“Pengalaman kemarin itu tidak saya lupakan dan jadi bahan cerita saat tiba di rumah...

Pertama Kali Ambil Uang di Mesin ATM, Disaksikan Bu Mensos Pula. Begini Deh Akhirnya . . .
Tribun Jateng/Deni Setiawan
Seorang warga yang merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos) RI sedang melakukan penarikan uang di ATM Drive Thre BNI di Halaman Kantor Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang kemarin, Jumat (21/7/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Kemarin, Jumat (21/7/2017) sore menjadi pengalaman berharga bagi Siti Barokah (42) warga Desa Tegaron Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang.

Setelah menginput data sebagai keluarga penerima manfaat (KPM), dia memperoleh kartu keluarga sejahtera bermotif bendera Indonesia (merah dan putih) serta selembar kertas berisi personal identification number (PIN) kartu.

Seusai mendapatkan kedua benda tersebut, sejenak dirinya terdiam hingga akhirnya dia bertanya ke petugas cara untuk menggunakannya. Oleh petugas, dirinya kemudian di arahkan menuju antrian di depan ATM BLG BNI.

Di sana dirinya memperoleh petunjuk tata urutan menggunakannya. Bahkan di hari itu juga, dirinya ditunjuk untuk nantinya dapat didemonstrasikan di hadapan Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa.

Benar adanya, kesempatan tersebut nyata. Di hadapan Mensos RI dan CEO BNI Kanwil Semarang Eben Eser Nainggolan, ibu satu anak tersebut mempraktikkan cara menarik uang yang merupakan dana bantuan sosial non tunai dalam Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI. Setahap demi setahap dia melakukannya.

Tetapi, begitu di tahapan memasukkan nomor PIN pribadi, ada kesalahan saat menekan angka.

Hingga akhirnya petugas BNI pun bergegas membantu untuk mengulang kembali hingga akhirnya uang sebanyak Rp 1 juta dapat ditarik dan kartu ATM sekaligus Kartu Keluarga Sejahtera tersebut keluar dari mesin ATM.

“Pengalaman kemarin itu tidak saya lupakan dan jadi bahan cerita saat tiba di rumah. Terus terang itu adalah pengalaman pertama saya mengambil uang di mesin. Biasanya sih terima tunai. Termasuk juga kalau mau belanja-belanja, yang pakai uang tunai. Tidak pernah gunakan itu. Untuk menggunakannya, kemarin saya diajari oleh petugas selama 10 menit,” kata Siti kepada Tribun Jateng, Sabtu (22/7/2017).

“Alhamdulillah, Mas. Dananya tahun ini sudah cair Rp 1 juta. Saya sudah dapat dana bantuan sosial ini sejak 2011 lalu. Dahulu cuma bisa ambil Rp 250 ribu atau Rp 1 juta per tahunnya. Sekarang sudah Rp 2 juta per tahun. Uangnya selama ini untuk biaya operasional sekolah kedua anak saya. Semoga saja tahun depan bisa naik lagi besarannya,” ujar Ropiatun (53) warga Sepakung Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang. 

(*)

Penulis: deni setiawan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved