Liputan Khusus

Inilah Sejarah Singkat Wayang Orang Ngesti Pandawa Sejak 1937

Wayang Orang (WO) Ngesti Pandowo terus berjuang untuk bisa tetap hidup. Berdiri sejak 1937 inilah sejarah singkat perjalanan Ngesti Pandowo

Inilah Sejarah Singkat Wayang Orang Ngesti Pandawa Sejak 1937
tribun jateng/wahyu sulistiyawan
Suasana pentas wayang orang Ngesti Pandowo. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wayang Orang (WO) Ngesti Pandowo terus berjuang untuk bisa tetap hidup.

Berdiri sejak 1937 inilah sejarah singkat perjalanan Ngesti Pandowo,

- 1 Juli 1937: Ngesti Pandowo didirikan Sastro Sabdo di Madiun, Jatim.
- 1942: Pentas Ngesti Pandowo mulai masuk Jateng, berawal di Klaten.
- 1949: Ngesti Pandowo menetap di Ibukota Jateng, yakni Kota Semarang.
- 1954: Ngesti Pandowo menempati kompleks GRIS (Gedung Rakyat Indonesia Semarang) di Jalan Pemuda 116, saat ini menjadi Mal Paragon.
- 1960-awal 1970: Ngesti Pandowo mengalami masa puncak kejayaan di bawah kepemimpinan Sastro Sabdo dan Narto Sabdo.
- 1994: Kompleks GRIS dipindahtangankan Pemkot Semarang ke pihak ketiga. Ngesti Pandowo pindah ke kompleks TBRS (Taman Budaya Raden Saleh) Semarang, menempati gedung pertunjukan teater.
- 1996: Ngesti Pandowo pindah ke Taman Majapahit Semarang dan membentuk Yayasan Wayang Orang Ngesti Pandowo.
- 2001: Pemkot Semarang memberi kesempatan Ngesti Pandowo menggunakan sebuah gedung pertunjukan di TBRS, yaitu Gedung Ki Narto Sabdo, sampai sekarang. (Sumber: wawancara, diolah)

Jumlah SDM Ngesti Pandowo:

Pemain panggung: 75 orang
Pemain karawitan: 22 orang
Sinden: 3 orang
Pengurus: 13 orang (Sumber: wawancara, diolah)

Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved