Seminar Ilmiah Geothermal di Unsoed Panas, Aliansi Selamatkam Slamet tak Puas Jawaban PT SAE

Seminar bertajuk Panas Bumi, Sumber Energi Terbarukan Ramah Lingkungan di auditorium Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman sempat panas

Seminar Ilmiah Geothermal di Unsoed Panas, Aliansi Selamatkam Slamet tak Puas Jawaban PT SAE
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Seminar ilmiah geothermal di Auditorium Unsoed 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM - Seminar bertajuk Panas Bumi, Sumber Energi Terbarukan Ramah Lingkungan di auditorium Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman sempat panas.

Sejumlah perwakilan warga di lereng gunung Slamet dan mahasiswa Unsoed tak terima dengan penjelasan nara sumber dari PT Sejahtera Alam Energy (SAE) dan Kementerian ESDM.

Koordinator aksi Aliansi Selamat Slamet, Muflih Fuadi, mengklaim, PT SAE yang diwakili Bintang Sasongko tidak mampu menjawab seluruh pertanyaan warga dengan baik.

Pihaknya juga menyayangkan ada upaya pengekangan kebebasan berpendapat oleh nara sumber saat seminar berlangsung.

"Kami dibilang urakan. Padahal kami membantah dengan data. Nyatanya PT SAE tidak mampu menjawab semua pertanyaan kami,"katanya, Senin (24/7)

Muflih menandaskan, pihaknya menyesal mengikuti seminar ilmiah yang digadang dapat memberi titik terang atau menjawab seluruh permasalahan yang dikeluhkan warga akibat pelaksanaan proyek tersebut.

Pasalnya, kata Muflih, Pemkab Banyumas sebelumnya mengarahkan agar permasalahan yang mereka kemukakan saat demonstrasi di Pendopo Banyumas beberapa waktu lalu diarahkan langsung ke PT SAE saat seminar ilmiah hari ini, Senin (24/7).

"Tidak ada artinya perwakilan PT SAE hadir di sini. Karena tidak bisa menjawab permasalahan yang dikeluhkan warga,"katanya

Di antara pertanyaan yang diajukan warga dan mahasiswa saat seminar itu menyangkut peta rawan gerakan tanah di wilayah Kecamatan Cilongok yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jateng pada 2009.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved