Rencana Pembangunan TPA Sampah Dapat Pertentangan Warga Desa Ini
Rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kabupaten Purbalingga tak berjalan mulus.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kabupaten Purbalingga tak berjalan mulus.
Sebagian masyarakat di dusun 3 desa Arenan, Kaligondang Purbalingga resah lantaran wilayah mereka akan dijadikan Tempat Penampungan Akhir (TPA) oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga.
Misyono, warga RT 4 RW 5 Dusun 3 Arenan mulai gundah. Tempat tinggalnya hanya berjarak sekitar 50 meter dari calon lokasi TPA yang ditetapkan pemerintah.
Yang terbayang di benaknya adalah bayangan mengerikan akibat dampak negatif keberadaan TPA.
"Namanya saja sampah. Sedikit atau banyak pasti menimbulkan pencemaran," katanya, Selasa (25/7)
Misyono mengaku bukan anti pembangunan. Ia menyadari, sampah menjadi salah satu problem daerah yang butuh pengelolaan.
Kendati demikian, pemilihan wilayahnya sebagai bakal TPA dirasanya tidak tepat.
Lahan seluas sekitar 4,5 hektar itu tak cocok jadi tempat pembuangan sampah karena berada dekat dengan pemukiman.
Terlebih, menurut Misyono, akses menuju TPA akan melalui jalan desa yang padat pemukiman.
Warga akan merasa terganggu dengan lalu lalang kendaraan pengangkut sampah yang melintas di depan rumah mereka setiap hari. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/spanduk-penentangan-pembangunan-tpa-sampah-di-purbalingga_20170725_180834.jpg)