Breaking News:

Ditilang, Sopir Bus Ini Merasa Dijebak Polantas Kota Pekalongan, Begini Alasannya

Seratusan sopir truk dan bus yang melintas di Jalan Hayamwuruk, Kota Pekalongan, ditilang polisi, Rabu (26/7/2017) dini hari.

Penulis: muh radlis | Editor: bakti buwono budiasto
TRIBUN JATENG/MUH RADLIS
Seratusan sopir truk dan bus yang melintas di Jalan Hayamwuruk, Kota Pekalongan, ditilang polisi, Rabu (26/7/2017) dini hari. Para sopir bus dan truk ini melanggar lalu lintas. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Seratusan sopir truk dan bus yang melintas di Jalan Hayamwuruk, Kota Pekalongan, ditilang polisi, Rabu (26/7/2017) dini hari.

Para sopir bus dan truk ini melanggar lalu lintas.

Jalan Hayamwuruk, Kota Pekalongan merupakan jalur terlarang untuk bus dan truk.

Di pertigaan jalan jelas terpasang rambu larangan melintas untuk bus dan truk.

Namun setiap malam jalur ini justru dipadati truk dan bus.

Seorang sopir bus Gunung Mulia tidak terima ditilang oleh polisi.

Dia merasa dijebak lantaran selama jalur ini dilintasinya tiap hari tapi tidak ada anggota polisi yang menilangnya.

"Ini polisinya menjebak namanya, saya tiap hari lewat sini tidak ada (razia), kenapa sekarang ada," kata sopir yang tidak mau menyebut namanya itu.

Saat ditanya terkait rambu lalu lintas, sopir ini mengaku tidak mengetahui adanya rambu larangan melintas untuk truk dan bus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved