Liga 2 Indonesia

Duh, Persis Solo Harus Bayar Denda Rp 100 Juta dan Tak Boleh Main dengan Dukungan Suporter

Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi berat kepada Persis Solo. Selain denda Rp 100 juta, Persis harus main dua kali di kandang tanpa penonton.

Duh, Persis Solo Harus Bayar Denda Rp 100 Juta dan Tak Boleh Main dengan Dukungan Suporter
persis.net
Logo Persis

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi berat kepada klub peserta Liga 2, Persis Solo.

Sanksi ini diberikan lantaran kericuhan yang terjadi pada laga Liga 2 grup 4 antara tuan rumah PSIR Rembang melawan Persis Solo, tanggal 16 Juli 2017.

Di laga yang digelar di Stadion Krida, Rembang, pihak Persis Solo enggan melanjutkan laga lantaran menurut manajemen Laskar Sambernyawa, tidak ada jaminan keamanan bagi tim, ofisial dan suporter.

Keputusan Komdis, hari Kamis (27/7/2017), tertuang dalam surat bernomor 072/L2/KD-PSSI/VII/2017 serta 073/L2/KD-PSSI/VII/2017 yang dikirim ke email resmi klub Persis Solo.

Komdis memutuskan skuat besutan Widyantoro kalah WO (3-0) atas tuan rumah PSIR Rembang.

Selain itu, poin yang dikumpulkan klub asal Kota Bengawan ini dikurangi tiga serta wajib membayar denda Rp 100 juta.

Tidak hanya itu, Dedi Cahyono dkk juga harus berlaga di Stadion Manahan, Solo, tanpa dukungan suporter.

Dua laga kandang Persis yang wajib tanpa penonton yakni saat menjamu Sragen United, Minggu (30/7/2017) dan Persiba Bantul, Kamis (3/8/2017).

Menanggapi sanksi yang diberikan Komdis PSSI, Chief Executive Officer (CEO) Persis Solo, Bimo Putranto, masih mempertanyakan dasar keputusan sanksi yang menurutnya dinilai menciderai sportifitas.

"Ada apa dengan PSSI? Atas dasar apa hukuman itu diberikan?" tanya Bimo Putranto, Sabtu (29/7/2017).

Bimo menilai, sanksi Komdis tersebut sebagai kelucuan karena seolah mempreteli kekuatan Persis Solo.

Panpel PSIR Rembang, yang menurutnya melakukan kelalaian karena gagal menyelenggarakan pertandingan secara aman, tidak diberi sanksi.

Namun, terkait langkah resmi manajemen, Bimo mengaku akan berbicara lebih lanjut dengan pemegang saham mayoritas Persis Solo, Sigid Haryo Wibisono.

"Saya akan berkonsultasi lebih dahulu (dengan Sigid Haryo Wibisono) sebelum mengambil tindakan. Secepatnya akan ada keputusan," tandas Bimo. (*)

Penulis: suharno
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved