Andreas Sebut Liga Gulat Terbuka Jateng sebagai Terobosan Baru di Indonesia
Liga Gulat Jateng Terbuka seri kedua berlangsung pada Minggu, (30/7/2017) di Gedung Auditorium Unnes.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Liga Gulat Jateng Terbuka seri kedua berlangsung pada Minggu, (30/7/2017) di Gedung Auditorium Unnes.
Merupakan satu terobosan yang dibuat oleh Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jateng.
Kegiatan ini baru pertama kali di Indonesia, artinya dalam melakukan pertandingan biasanya menggunakan sistem satu kali even. Tapi kali ini ada tiga even, dimana setiap pegulat harus meraih poin tertinggi, untuk menjadi best of the best.
Ada perbedaan mencolok untuk pola pertandingannya, yaitu setiap pegulat dalam satu kelas mereka akan bertemu sebanyak tiga kali, dalam tiga seri. Dalam satu seri mereka akan bertemu masing-masing sekali.
"Jadi tidak ada juara satu, dua atau tiga, tetapi akan ada poin tertinggi. Jadi kita benar-benar akan mencari pegulat yang senantiasa berlatih terus menerus sehingga dalam satu tahun ini, mereka tidak punya kesempatan untuk bersantai-santai,” ujar Andreas Budi Wirohardjo, Ketua Umum PGSI Provinsi Jawa Tengah.
Tujuan mengadakan acara ini, ingin memperkenalkan olahraga gulat di masyarakat Jateng khususnya.
Karena melihat olahraga gulat ini merupakan olahraga bela diri yang sangat potensial untuk menyejahterakan rakyat. Artinya, jenjang karir di gulat itu mencapai olimpiade, dan olahraga gulat ini merupakan bela diri yang paling tua.
“Total peserta ada 18 baik putra maupun putri, dibagi 4 kelas. Karena Liga ini baru pertama, daerah-daerah yang lain masih belum percaya dan belum menganggarkan. Untuk daerah yang ikut andil seperti, Bali, Kutai Kartanegara, Sumatera Barat, Banten, dan Jawa Tengah. Peserta usia kita batasi 23 tahun kebawah," tutur Andreas.
“Ada empat kelas yang dipertandingkan pada Liga Gulat Terbuka Jateng seri dua ini, kelas pertama 57kg gaya bebas putra, 65kg gaya bebas putra, 59kg gaya grigo putra, dan 58kg gaya bebas putri,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/liga-gulat-jateng-terbuka-seri-kedua-di-unnes-semarang_20170730_160559.jpg)