Bullying di Sekolah
Bocah SD Korban Bully di Kudus Itu Sudah Bisa Senyum, Katanya : Pengen Jadi Dokter
Bupati Kudus, Musthofa menyempatkan diri untuk mengunjungi korban bullying di kediamannya di Jepara, Selasa (1/8/2017).
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: bakti buwono budiasto
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus, Musthofa menyempatkan diri untuk mengunjungi korban bullying di kediamannya di Jepara, Selasa (1/8/2017).
Dalam kunjungan yang tidak lebih dari 20 menit itu, korban tampak sangat ceria.
Saat ditemui Musthofa, korban sesekali melempar senyum.
Musthofa juga menyempatkan bertanya perihal cita-cita.
Dengan senyum, korban menjawab pertanyaan orang nomor satu di Kudus.
“Pengen jadi dokter,” katanya.
Selain itu, Musthofa juga menanyakan perihal makanan kesukaannya, lantas dijawab oleh korban dengan sedikit malu.
“Sukanya nasi goreng,” kata bocah itu.
Dalam kunjungan tersebut, Musthofa berpesan kepada korban agar belajar lebih giat lagi untuk meraih cita-cita.
“Kalau di sekolah nanti ada yang ganggu lagi, bilang saja, nanti tak bilangin ke Pak Bupati,” pesan Musthofa kepada korban.
Dalam kunjungan tersebut Musthofa ingin mengetahui langsung kondisi bocah yang menjadi korban bullying.
“Meski masuk wilayah Jepara, tapi sekolahnya di Kudus, itu menjadi tanggung jawab saya,” kata Musthofa.
Dia menegaskan, agar tidak beredar kabar miring mengenai korban.
Karena hal itu berimbas terhadap kondisi psikis korban.
“Jangan sampai kabar ini terpolitisir, seolah-olah anak tidak mau sekolah tidak mau ini tidak mau itu. Itu tidak benar. Saya lihat sendiri, anaknya tadi juga gojekan biasa,” katanya.
Kedepannya, Musthofa mengimbau agar semua elemen ikut mengawasi pendidikan. Hal itu agar tidak ada kejadian bullying yang tentu bisa merusak citra pendidikan yang ada di Kudus.
“Ini menjadi tugas kami semua, termasuk saya Bupati, Camat, Kepala Dinas, Kepala Bidang, dan para kepala sekolah agar anak-anak didik kita ini harus selalu diawasi. Meskipun saat jam istirahat. Kalau terjadi apa-apa mungkin itu hal biasa, tapi bisa jadi informasi yang beredar bisa luar biasa,” pungkas Musthofa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bully-sd-kudus_20170801_173643.jpg)