Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

TEPERGOK, Pencuri Panik Kemudian Mencekik Pemilik Rumah, Istri Teriak Histeris

Gaber (25), bukan nama asli, tertangkap basah saat hendak mencuri uang dan laptop di rumah warga di Kelurahan Bumirejo Kebumen, Rabu (2/8) dini hari.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: iswidodo
tribunjateng/humas polres kebumen
Gaber (25), bukan nama asli, tertangkap basah saat hendak mencuri uang dan laptop di rumah warga di Kelurahan Bumirejo Kebumen, Rabu (2/8) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Gaber (25), bukan nama asli, tertangkap basah saat hendak mencuri uang dan laptop di rumah warga di Kelurahan Bumirejo Kebumen, Rabu (2/8) dini hari.

Pelaku sempat duel dengan pemilik rumah. Warga yang mendengar keributan kemudian membantu korban. Pelaku pun dilumpuhkan oleh warga.

Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto mengungkapkan, saat tepergok, pelaku bereaksi dan sempat melakukan aksi penganiayaan kepada korban.

Pelaku yang kaget aksinya diketahui pemilik rumah, langsung melemparkan laptop barang incarannya itu ke pemilik rumah.

"Pelaku panik karena aksinya tepergok. Kemudian pelaku mencekik tuan rumah," kata AKP Willy, Rabu (2/8).

Isteri korban yang melihat kejadian itu sontak berteriak histeris.

Tetangga rumah yang mendengar teriakan keras pemilik rumah kemudian berhamburan keluar dan langsung menuju sumber suara.

Menurut Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Koliq Salis Hirmawan, Setelah warga berkumpul, mereka langsung mengamankan tersangka dan menyerahkannya ke Polres Kebumen berikut barang bukti yang akan dicuri.

Dari tempat kejadian perkara, polisi berhasil mengamankan barang bukti satu buah laptop, handphone, tas kecil dan uang Rp 370.000.

Akibat perbuatannya, pelaku saat ini mendekam di ruang tahanan Polres Kebumen. Pelaku terancam pasal 365 KUH Pidana tentang Pencurian disertai Kekerasan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Atas kejadian itu, AKP Koliq berpesan agar warga Kebumen waspada, karena pelaku kejahatan selalu memanfaatkan kelengahan korban.

"Kami berharap masyarakat kembali menghidupkan siskamling sebagai antisipasi kejahatan yang paling ampuh," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved