Saeful Jamin Beras di Gudang Bulog Bawen Aman Dikonsumsi

Dia menjelaskan stok beras Rasta di gudang Bulog Bawen yakni 2.700 ton dari kapasitas gudang sekitar 3.500 ton

Saeful Jamin Beras di Gudang Bulog Bawen Aman Dikonsumsi
TRIBUN JATENG/SUHARNO
Petugas mengangkut beras di Gudang Bulog Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (3/8/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kepala Gudang Bulog Bawen, Kabupaten Semarang, Saeful Hidayat mengatakan stok beras di gudang Bulog yang dipimpinnya masih cukup untuk program beras keluarga sejahtera (Rastra atau dahulu Raskin).

Dia menjelaskan stok beras Rasta di gudang Bulog Bawen yakni 2.700 ton dari kapasitas gudang sekitar 3.500 ton.

"Jumlah tersebut untuk memenuhi program Rastra di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga dan cukup hingga bulan September 2017," kata Saeful, Kamis (3/8/2017).

Berdasarkan data Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Semarang, Saeful menyebut alokasi Rastra untuk Kabupaten Semarang tahun 2017, totalnya 8.815.320 kilogram atau 8.815 ton.

Untuk jumlah keluarga penerima manfaat program Rastra di Kabupaten Semarang ada 48.974 keluarga.

Jumlah keluarga yang menerima Rasta dengan cara menebus Rp 1.600 perkilogramnya ini naik dibanding tahun sebelumnya yakni 46.450 keluarga.

"Penyaluran beras Rastra di Kabupaten Semarang sudah terlaksana sampai bulan Juli 2017. Saat ini kita mulai menyalurkan beras kepada KPM (keluarga penerima manfaat) untuk alokasi bulan Agustus," sambungnya.

Menurut Saeful, untuk memenuhi ketersediaan beras di gudang pihaknya secara berkelanjutan melakukan pengadaan beras.

Pengadaan beras kebanyakan berasal dari Kabupaten Demak dan sebagaian Grobogan.

"Kami secara rutin juga melakukan fumigasi dan penyemprotan untuk untuk menghilangkan hama atau kutu beras. Tujuannya agar kualitas beras yang tersimpan di gudang tetap terjaga baik," bebernya.

Terkait Fumigasi, Saeful menjelaskan dilakukan setiap tiga bulan sekali, sedangkan penyemprotan dilakukan rutin setiap bulan.

"Adanya fumigasi dan penyemprotan pada beras tersebut tidak berbahaya ketika nanti beras dikonsumsi. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir," tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Semarang, Mundjirin juga mengatakan bahwa beras di Gudang Bulog Bawen aman dikonsumsi dan jumlahnya cukup memenuhi kebutuhan masyarakat. (*)

Penulis: suharno
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved