Breaking News:

Dituduh Mencemarkan Nama Baik, Dua Mahasiswa Unnes Setuju Minta Maaf pada Rektorat

Mediasi tersebut dibantu oleh pihak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan pihak kepolisian Semarang.

Penulis: Alexander Devanda Wisnu P
Editor: bakti buwono budiasto
TRIBUN JATENG/ALEXANDER DEVANDA WISNU
Julio Belnanda Harianja saat menampilkan surat permohonan maaf di Biro Sarpas Polda Jaten 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alexander Devanda wisnu P

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -Kasus dugaan pencemaran nama baik Universitas Negeri Semarang dengan terlapor Julio Belnanda Harianja dan Harris Akhmad Muzaki telah sampai pada tahap mediasi di Aula Biro Sarpas Polda Jateng, Rabu (9/08/2017)

Mediasi tersebut dibantu oleh pihak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan pihak kepolisian Semarang.

Dalam mediasi tersebut mempertemukan pihak rektorat dengan dua mahasiswa Unnes yang dilaporkan karena kasus dugaan pencemaran nama baik.

Julio Belnanda Harianja merupakan mahasiswa Unnes yang diduga melakukan pencemaran nama baik Unnes.

Baca: Inilah Enam Peserta yang Lolos Seleksi Lelang Jabatan Sekda Salatiga

Ia mengatakan telah menyampaikan permohonan maaf secara tertulis bersama Harris Akhmad Muzaki .

" Kami ( Julio Belnanda Harianja dan Harris Akhmad Muzaki ) telah menuliskan permohonan maaf kepada pihak Unnes. Ini itikad baik kami. Namun pihak Unnes meminta tulisan dalam surat tersebut harus terdapat kata maaf. Kami tidak masalah memberikan kata tersebut di tulisan kami," ujar Julio Saat diwawancara.

Selama kurang lebih dua jam Julio dan Harris melakukan mediasi dengan pihak rektorat.

Harris dalam kesempatan tersebut juga memberikan penjelasannya mengatakan kedua orangtua meminta untuk segera diselesaikan kasus tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved