VIDEO Kesaksian Korban Pesta Miras yang Tewaskan Beberapa Orang di Kendal

Korban Sandy Permadi dan Okky Pratama Putra, keduanya warga Nolokerta Kaliwungu meregang nyawa di ruang UGD pada Selasa (8/8) dinihari dan kedua jenaz

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Empat korban meninggal dunia setelah menenggak miras oplosan pada pesta miras di Pelantaran Kaliwungu Kabupaten Kendal pada Sabtu (5/8) malam hingga Minggu (6/8) malam. Korban sempat dilarikan ke RSUD Dr Suwondo, Kendal namun nyawa tak tertolong.

Korban Sandy Permadi dan Okky Pratama Putra, keduanya warga Nolokerta Kaliwungu meregang nyawa di ruang UGD pada Selasa (8/8) dinihari dan kedua jenazah dibawa pulang Selasa (8/8) pagi.

Dari data yang dihimpun Tribun jateng hingga Selasa (8/8), korban meninggal dunia akibat miras oplosan ini sudah mencapai empat orang. Yaitu Sandy Permadi, Okky Pratama, Pangkat Tantomo Supriyanto, dan Andi Bagas Prasetyo.

Empat korban meninggal dunia setelah menenggak miras oplosan pada pesta miras di Pelantaran Kaliwungu Kabupaten Kendal pada Sabtu (5/8) malam hingga Minggu (6/8) malam. Korban sempat dilarikan ke RSUD Dr Suwondo, Kendal namun nyawa tak tertolong.
Empat korban meninggal dunia setelah menenggak miras oplosan pada pesta miras di Pelantaran Kaliwungu Kabupaten Kendal pada Sabtu (5/8) malam hingga Minggu (6/8) malam. Korban sempat dilarikan ke RSUD Dr Suwondo, Kendal namun nyawa tak tertolong. (TRIBUNJATENG/DHIAN ADI PUTRANTO)

Kasatreskrim polres Kendal, AKP Aris Munandar menuturkan pihak kepolisian sedang berupaya mendalami kasus tersebut. "Kami kesulitan mencari bukti-bukti. Karena di lokasi pesta kami tidak dapat menemukan apa-apa. Keluarga juga menolak jenazah untuk diautopsi," paparnya.

Sementara itu, Nur Hasanah, ibu korban yang masih dirawat di rumah sakit mengaku sempat syok karena dua anaknya, kakak beradik Freddy dan Benny ikut menjadi korban miras oplosan ini. "Bu, aku wes kapok bu, ora ngono maneh," ujar Nur Hasanah menirukan ucapan penyesalan kedua anaknya.

Nur Hasanah mengaku sangat ketakutan jika harus kehilangan dua putranya setelah menenggak miras oplosan pada malam itu.

Kini kedua putranya, Fredy Santoso (24) dan Benny Cahyono (19) terbaring lemah tak berdaya di ruang Flamboyan RSUD Dr Suwondo, Kendal. Kini ia mulai bernafas lega kondisi anaknya sudah lebih baik.

Nur Hasanah menceritakan kejadiaan berawal, Senin (7/8) pagi, saat anaknya mengalami muntah hebat disertai pusing-pusing. Dia telah melakukan berbagai cara agar kedua anaknya berhenti muntah. "Sudah saya minumkan air kelapa hijau dan susu, untuk menghilangkan racun. Tidak kunjung membaik akhirnya saya bawa ke rumah sakit," paparnya.

Tidak hanya Fredy dan Benny, ada satu temannya yang terbaring lemah di ruangan yang sama. Arifin (22) yang ikut pesta miras tersebut juga mengalami nasib yang sama seperti kedua kakak beradik itu.

Baca: EMPAT Temannya sudah Meregang Nyawa,. . . Bu Aku Wis Kapok Ora Ngono Maneh

Arifin juga nampak terbaring lemah tak berdaya. Ia terus sendawa akibat efek miras yang ia tenggak. Lutfiasari, istrinya yang hamil tiga bulan tampak setia merawat sang suami. Dia tidak menduga saat suaminya pamit untuk berkumpul dengan kawan pada Sabtu malam jadi malapetaka.

Bu Aku Wis Kapok Ora Ngono Maneh, . .
Bu Aku Wis Kapok Ora Ngono Maneh, . . (tribunjateng/dhian adi putranto)

"Ada 15 orang lebih yang ikut pesta miras tersebut itu. Katanya belinya di daerah Sumberrejo," ujarnya.

Sesampai di rumah, sang suami mengalami hal yang sama seperti yang dialami Fredy dan Benny. Ia pun segera membawa suaminya ke rumah sakit. "Saya sudah mengabari teman-temannya yang ikut minum untuk segera dibawa ke rumah sakit, namun temannya yang bernama Sandy meninggal dunia akibat terlambat dibawa ke rumah sakit," pungkasnya.

Subari, kepala ruang rawat ketiga korban menuturkan miras yang mereka minum dicampurkan oleh obat batuk, Dextrometrophan. "Dari data dari UGD mereka keracunan mirras oplosan dan positif tercampur obat dextro. Namun kami masih menunggu hasil dari laboratorium Dinas kesehatan. " jelasnya. (tribunjateng/dhian)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved