Pilgub Jateng
Abu Nafi Ketua DPC PPP Blora Mendaftar Balon Wagub Jateng ke PDI Perjuangan
Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Kabupaten Blora Abu Nafi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wakil gubernur (bacawagub) ke DP
Penulis: m nur huda | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Kabupaten Blora Abu Nafi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wakil gubernur (bacawagub) ke DPD PDI Perjuangan Jateng, Kamis (10/8/2017).
Abu Nafi mantan Wakil Bupati Blora sekaligus calon wakil bupati Blora di Pilkada 2015, datang didampingi sejumlah pengurus DPC PPP Blora. Rombongan diterima oleh petugas piket pendaftaran bakal calon di DPD PDI Perjuangan Jateng, Dede Indra Permana, yang juga bacawagub.
Saat prosesi pengembalian formulir itu, Abu Nafi mengaku, motivasi dirinya mendaftar di PDI Perjuangan adalah karena sebagai bentuk balas budi. Sebab ia merasa sudah dibantu oleh PDI Perjuangan saat berkompetisi di Pilkada Blora 2015.
"Saya tidak akan pernah lupa, sebuah kehormatan yang diberikan pada saya meski belum saya tuntaskan tapi saya laksanakan," katanya.
Penghormatan yang dimaksud adalah saat mencalonkan diri di Pilbub Blora, ia memeroleh rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Padahal dirinya adalah Ketua DPC PPP Blora.
"Saya adalah Ketua DPC PPP, waktu itu PPP tidak jelas (ada konflik internal di pusat,red). Ketika saya datang ke PDIP, dengan segala keterbatasan malah rekom turun ke saya, itu di luar kehendak saya, saya malah bingung waktu itu," katanya.
Ia juga tak mempedulikan perkataan orang yang mengungkapkan bahwa saat dirinya mencalonkan diri sebagai Bupati di Blora saja kalah, malah saat ini mendaftar sebagai bacawagub Jateng.
"Kalau ada yang mengatakan nyalon bupati saja nggak jadi, malah bacawagub, apa nggak stres. Kalau ada kalimat seperti itu karena tidak paham saja, yang jelas saya banyak berhutang budi pada PDIP," katanya.
Abu Nafi juga tak menampik, bahwa dengan dirinya mendaftar bakal calon wagub ke PDI Perjuangan merupakan sinyal bahwa PPP akan merapat ke PDI Perjuangan di Pilgub 2018.
"Saya malah tidak mengambil formulir, tapi yang mengambilkan adalah Ketua DPW Pak Masrukhan (melalui utusan,red). Tapi karena ini amanah dari partai maka dengan keterbatasan dari saya, maka saya berangkat," ujarnya ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ketua-dpc-partai-persatuan-pembangunan-ppp-kabupaten-blora-abu-nafi_20170810_114131.jpg)