Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

KEREN, Warga Binaan di Lapas Kendal Bikin Ragam Mebel Perabot Rumah Tangga

Warga Binaan di Lapas Kendal Bikin Ragam Mebel Perabot Rumah Tangga. Untuk membuat sebuah rak sudut setinggi dua meter hanya butuh waktu dua hari

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
MEBEL - Warga Binaan Lapas Kendal atau Lapas Klas II Kendal sedang mempoles rak sudut, Senin 14/08/2017. 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Ingin warga binaannya lebih produktif, Lapas Klas II A Kendal buat bengkel kegiatan kerja mebel.

Fauzan (41) warga binaan Lapas Klas II Kendal, tangannya begitu terampil menyulap bongkahan-bongkahan kayu menjadi sebuah kursi dan meja.

Ia tak sendirian. Dalam pengerjaan mebel itu ia ditemani oleh 8 warga binaan lainnya.

Ia yang sudah ahli dalam pengerjaan mebel Iangsung ditunjuk oleh pihak Lapas menjadi instruktur untuk para temannya yang ikut dalam bengkel tersebut.

"Saya sebelum masuk lapas saya memang berkerja menjadi tukang kayu dan mebel di sini saya pun ditunjuk untuk mengajarkan teman-teman yang lain," paparnya kepada Tribunjateng.com, Senin (14/08/2017)

Ia menambahkan untuk membuat sebuah rak sudut setinggi dua meter hanya membutuhkan waktu dua hari.

"Yang lama proses pengeringannya. Sampai satu bulan," paparnya.

Saat ini ia telah mendapatkan 22 pesanan pekerjaan. Ia menjelaskan pesanan tersebut berasal dari pegawai lapas, pegawai Pemkab serta masyarakat.

"Saat ini kami tengah fokus pengerjaan produk untuk dipamerkan pada pameran hasil produk seluruh lapas se-Indonesia di Banjarnegara, 28 Agustus besok," tuturnya.

Kepala seksi Kegiatan Kerja, Suranto menuturkan kegiatan ini telah berlangsung sejak dua bulan yang lalu.

"Meski pekerjaan ini dilakukan di luar lapas, kami tetap memberikan pengawasan kepada penghuni lapas itu," paparnya

Hasil keuntungan dari penjualan akan dibagi secara adil antara pihak Lapas dengan warga binaan yang membuat mebel yang sebelumya dipotong biaya pembelian kayu. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved