Setelah DPR, Giliran DPD Minta Gedung Baru. Kebutuhan Dananya, Diperkirakan Capai Rp 1 Triliun

Belum surut polemik keinginan DPR meminta gedung baru, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) juga menyatakan keinginan sama.

Setelah DPR, Giliran DPD Minta Gedung Baru. Kebutuhan Dananya, Diperkirakan Capai Rp 1 Triliun
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/5/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Belum surut polemik keinginan DPR meminta gedung baru, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) juga menyatakan keinginan sama.

Ketua DPD Oesman Sapta Odang mengatakan, kebutuhan DPD akan gedung baru juga mendesak.

"Sangat mendesak untuk DPD," kata Oesman Sapta di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/8/2017).

Menurut dia, kebutuhan gedung baru DPD juga didukung DPR. Hal itu terlihat dari pernyataan Pimpinan DPR yang menyebutkan kemungkinan Gedung Nusantara I digunakan DPD.

Sementara, DPR berencana membangun gedung baru karena Gedung Nusantara I, yang saat ini menjadi gedung kerja anggota DPR, dinilai sudah tak cukup menampung anggota yang terus bertambah.

(Baca: Menurut Fahri Hamzah, Gedung DPR Sumpek dan Butuh Bangunan Baru)

Saat ini, DPD berkantor di Gedung Nusantara V. "Secara politis, DPR mengakui, DPD memerlukan alat kerja, kelengkapan kerja," ujar Ketua Umum Partai Hanura itu.

Sebelumnya, Oesman Sapta memperkirakan anggaran yang dihabiskan untuk membangun gedung baru DPD tak akan lebih dari Rp 1 triliun.

Keinginan tersebut telah disampaikannya kepada Presiden Joko Widodo. Ia mengklaim Presiden merespons positif keinginan DPD.

"Insyaallah. Ya karena kan kita enggak tahu perasaan Presiden tapi kalau senyum-senyum tanda-tanda," kata dia. (Kompas.com)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com, Selasa (15/8/2017), dengan judul: DPD Juga Minta Gedung Baru

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved