Breaking News:

Polda Jateng Tangkap Tangan Pemilik Gedung Pasar Kanjengan dan Temukan Cek Rp 1,105 miliar

Ditreskrimsus Polda Jateng menangkap Sartono saat pedagang menyetorkan uang Rp 50 juta dan cek Rp 1,105 miliar

Penulis: galih permadi
Editor: bakti buwono budiasto
tribunjateng/m zainal arifin
Sebanyak 65 pedagang di Pasar Kanjengan, Semarang, akan segera direlokasi ke Pasar Johar Relokasi, sebelah Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) atas dugaan permintaan uang dalam proses eksekusi eks bangunan Pasar Kanjengan Kota Semarang.

Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Lukas Akbar Abriari menuturkan, OTT tersebut kepolisian menangkap Direktur PT Pagar Gunung Kencana (PGK), Sartono Sutandi, di kantor yang sekaligus kediamannya di daerah Citarum pada pukul 15.00, Senin (14/8/2017).

"Penangkapan itu bermula ketika pedagang Kanjengan Blok C dan D akan dieksekusi oleh Pemerintah Kota Semarang. Mereka ditawari oleh direktur ini, bisa memilih tempat terlebih dahulu ketika sudah jadi. Namun syaratnya harus menyetorkan uang terlebih dahulu," terangnya, saat dihubungi Tribun Jateng Selasa (15/8/2017).

Dikatakannya, Ditreskrimsus Polda Jateng menangkap Sartono saat pedagang menyetorkan uang.

Saat itu juga ditemukan uang Rp 50 juta dan cek sebesar Rp 1,105 miliar.

Baca: Astaga! Odong-odong Angkut Belasan Bocah Masuk Parit, Begini Nasib Korbannya

"Uang itu semua milik pedagang di Pasar Kanjengan yang diwakilkan satu orang," tuturnya.

Saat dilakukan penangkapan, lanjutnya, ada empat orang pedagang yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Keempat orang tersebut berinisial S, H, BY, dan TS.

"Mereka saat ini dijadikan saksi atas kasus tersebut," ujarnya.

Dia menuturkan hingga saat ini Sartono belum ditetapkan sebagai tersangka. Hal ini dikarenakan kasus tersebut sekarang dilimpahkan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved