Breaking News:

Polda Jateng Tangkap Tangan Pemilik Gedung Pasar Kanjengan dan Temukan Cek Rp 1,105 miliar

Ditreskrimsus Polda Jateng menangkap Sartono saat pedagang menyetorkan uang Rp 50 juta dan cek Rp 1,105 miliar

Penulis: galih permadi | Editor: bakti buwono budiasto
tribunjateng/m zainal arifin
Sebanyak 65 pedagang di Pasar Kanjengan, Semarang, akan segera direlokasi ke Pasar Johar Relokasi, sebelah Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). 

Saksi S mengaku kaget dengan adanya aksi tangkap tangan oleh Ditreskrimsus padahal dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

“Apa kami disadap ya,” ujarnya penasaran.

Baca: MENGEJUTKAN, Bos First Travel Kerap Sowan ke Pondok Pesantren di Jateng dan Kelabui Ratusan Warga

Saksi pun mengaku sampai keringat dingin ketika petugas Ditreskrimsus menangkap mereka.

“Waktu itu masih duduk-duduk. Lalu uang diserahkan ke Pak Sartono tiba-tiba langsung dipeluk petugas. ‘Ini uang buat apa’ tanya pak Polisi. Lalu kami dibawa ke Banyumanik,” ujarnya.

Ketakutan penangkapan sampai-sampai saksi enggan makan.

“Disuguhi makan pun kami sampai ndak kolu. Saya sampai rumah malam hari,” ungkapnya.

Saksi juga mengatakan jika ia mempunyai bukti fotokopi surat jika Wali Kota Semarang menjanjikan lahan pengganti bagi Sartono jika Pasar Kanjengan jadi dibongkar.

“Saya punya bukti suratnya. Besok (hari ini) ta kasih lihat, saya lupa bawa,” tegasnya.

Saksi melakukan hal tersebut lantaran khawatir kepastian lokasi relokasi. “Kami lihat lokasi relokasi tidak layak dan tidak aman. Pemerintah pun tidak pernah melakukan sosialisasi kepada kami,” ujarnya.(tribunjateng/cetak/rtp/gpe)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved