Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

HUT Kemerdekaan RI

Seru, Penderita Gangguan Jiwa pun Ikut Lomba Agustusan

Sementara, penonton lain yang juga didominasi orang-orang dengan gangguan kejiwaan bersorak-sorai mendukung teman-temannya.

Tayang:
Penulis: akbar hari mukti | Editor: bakti buwono budiasto
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Suasana lomba agustusan di Griya Peduli PMI Solo, Rabu (16/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sebanyak 60 orang dengan gangguan kejiwaan mengikuti lomba agustusan yang diadakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Solo.

Adapun, acara diselenggarakan di halaman depan Griya Peduli PMI Solo, pada Rabu (16/8/2017).

Suasana saat lomba diselenggarakan begitu riuh.

Para peserta lomba tampak riang saat harus berkompetisi dengan teman-temannya.

Baca: UNIK, Polantas di Brebes Kenakan Baju Pejuang Tempo Dulu

Sementara, penonton lain yang juga didominasi orang-orang dengan gangguan kejiwaan bersorak-sorai mendukung teman-temannya.

"Ayo..ayo..ayo..," teriak para penonton dibarengi tepuk tangan meriah.

Tingkah lucu pun ditunjukkan oleh para peserta lomba.

Ada peserta lomba yang mendorong peserta lain.

Baca: Duh! 10 Pasang Remaja Tepergok Bercumbu di Gubuk Saat Dirazia

Ada peserta yang memegangi kaki peserta lain hingga peserta tersebut menangis.

Ada pula peserta lomba yang mendadak tak mau melanjutkan lomba dan memilih untuk berlarian di halaman tersebut.

Sementara, sejumlah perawat PMI sebagai juri lomba, menunggui di sudut gedung Griya Peduli PMI.

Puji Hastuti, Kasi Griya Peduli PMI Solo menuturkan, kegiatan tersebut diselenggarakan agar mereka bisa bersosialisasi dengan orang lain.

Baca: Sebelum Operasi Novel Baswedan Kirim Pesan via Whatsaap, Minta Doa dan Belikan Sapi untuk Kurban

"Daripada mereka bengong, dan tidak melakukan apa apa, lebih baik seperti ini. Dan juga lomba-lomba seperti ini bisa merangsang syaraf motorik mereka," jelasnya.

Ia mengatakan, lomba yang dipertandingkan di antaranya lomba balap kelereng, balap karung, serta lomba kempit balon. Kegiatan itu, lanjutnya, diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-72.

Ia melanjutkan, para pemenang lomba akan diberi hadiah berupa makanan yang selanjutnya bisa dimakan bersama oleh para peserta lomba dan penonton.

"Saya kira ini baik sekali, dengan menumbuhkan rasa bahagia dan optimisme, bisa mempercepat penyembuhan mereka," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved