Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tukar Pakaian Adat Antara Jokowi dan Jusuf Kalla Ide Siapa? Ini Kata Kepala Staf Kepresidenan

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla "bertukar" pakaian daerah saat menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD.

Tayang:
Editor: rika irawati
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat hadir dalam sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2017di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla "bertukar" pakaian daerah saat menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD pada Rabu (16/8/2017).

Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat khas Bugis, Sulawesi Selatan, tempat kelahiran Wapres Kalla. Sementara, Kalla mengenakan pakaian adat khas Jawa, kampung halaman Presiden Jokowi.

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Teten Masduki mengatakan, ide bertukar pakaian adat itu datang dari Presiden Jokowi.

"Ide Presiden dan Pak Wapres setuju. Sama lah itu idenya beliau-beliau," ujar Teten di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu.

Teten tak menjelaskan rinci kapan ide itu muncul dan disepakati. Namun, merujuk pada pengalaman sebelumnya, hal-hal seperti itu biasanya tercetus secara spontan dan pada akhirnya terlaksana secara baik.

(Baca: Terbalik, Jokowi Pakai Busana Adat Bugis, Jusuf Kalla Pakai Blangkon di Sidang Tahunan MPR)

Melalui bertukar baju khas daerah, lanjut Teten, Presiden Jokowi dan Wapres Kalla sekaligus ingin menunjukan kekompakan satu sama lain.

Selain itu, aksi Jokowi-Kalla tersebut juga punya makna mendalam tentang bagaimana seharusnya warga negara Indonesia menghayati nilai-nilai kemerdekaan di masa saat ini.

"Dulu, kemerdekaan kan diperjuangkan oleh kita yang bersuku-suku. Pertukaran pakaian Presiden dan Wapres mengingatkan kita ke masa lalu," ujar Teten.

"Nah sekarang, pasca-72 tahun kemerdekaan RI, sudah cair. Tidak harus orang Jawa melulu pakai pakaian Jawa. Tidak pula orang Makassar melulu pakai pakaian Makassar. Saat ini, semuanya sudah menjadi satu, bangsa Indonesia," kata dia. (Kompas.com)

Berita ini sudah dimuat di Kompas.com, Rabu (16/8/2017), dengan judul: Makna di Balik "Pertukaran" Baju Adat Jokowi dan Jusuf Kalla

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved