Biasa Nomboki Pembeli Kupon Togel, Penjual Kopi Ini Digerebek Polisi

Anggota Unit Reserse Kriminal Polsek Banjarejo Polres Blora menangkap seorang pria bernama Sabransah (49) karena menjual kupon judi totok gelap (togel

Biasa Nomboki Pembeli Kupon Togel, Penjual Kopi Ini Digerebek Polisi
tribunjateng/humas polres blora
Polres Blora menangkap seorang pria bernama Sabransah (49) karena menjual kupon judi totok gelap (togel) jenis Hongkong yang belakangan ini marak terjadi di Blora. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Anggota Unit Reserse Kriminal Polsek Banjarejo Polres Blora menangkap seorang pria bernama Sabransah (49) karena menjual kupon judi totok gelap (togel) jenis Hongkong yang belakangan ini marak terjadi di Blora.

Kapolres Blora AKBP Saptono melalui Kapolsek Banjarejo AKP Budiyono, Jumat (18/08/17), mengatakan, tersangka Sabarsah ditangkap di warung kopi milik tersangka turut Dukuh Kalisari, Desa Balongsari, Kecamatan Banjarejo, Blora.

Penangkapan didasarkan pada laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas DM menjual kupon togel. DM ditangkap saat berada di kediamannya.

Dari hasil penggeledahan, petugas kepolisian mendapatkan barang bukti berupa lima kertas rekap, 3 kertas ramalan, uang tunai sebesar Rp 8 ribu yang diduga hasil penjualan togel, 1 (satu) buah HP merk Nokia berisi sms taruhan uang Rp 385 ribu yang diterima tersangka dari para pelanggannya.

“Penangkapan tersangka terjadi hari Kamis malam sekira pukul 20.00 WIB di warung miliknya. Pada saat itu BB uang taruhan yang ditemukan baru sedikit kareana baru ada 2 orang yang pasang nomor togel.” Kata AKP Budiyono.

Modus yang digunakan tersangka memang berani menomboki dahulu uang taruhan togel yang dipasang para pelangganya kepada bandar. Baru keesokan harinya dirinya keliling untuk menarik uang taruhan tersebut. Tersangka hanya bermodal catatan nomor yang dicatat di kertas rekap.

“Tersangka tidak menjual secara terang-terangan taruhan togel di warungnya, akan tetapi dirinya mempunyai system kredit berani nomboki dulu yang disetor ke bandar,” terang Kapolsek Banjarejo.

Saat ini tersangka mendekam di rutan Polres Blora dan menjalani pemeriksaan guna mengungkap jaringan bandar togel yang beredar di Kecamatan Banjarejo.

"Pelaku saat ini masih diperiksa. Kasusnya juga tengah dikembangkan," kata AKP Budiyono.

Tersangka mengaku berjualan togel untuk menambah penghasilannya karena tidak cukup hanya berjualan kopi apalagi ditambah kebutuhan menyekolahkan anaknya yang beranjak SMA. Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 303 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (*)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved