Selain Gedung Baru, DPR Akan Bangun Alun-alun Demokrasi. Biayanya Rp 208 Miliar

Penataan Kompleks Parlemen akan menghabiskan biaya sekitar Rp 601 miliar. Adapun anggaran pembangunan awal gedung DPR berkisar Rp 320,4 miliar.

Selain Gedung Baru, DPR Akan Bangun Alun-alun Demokrasi. Biayanya Rp 208 Miliar
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Anton Sihombing di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/8/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Penataan Kompleks Parlemen akan menghabiskan biaya sekitar Rp 601 miliar. Adapun anggaran pembangunan awal gedung DPR berkisar Rp 320,4 miliar.

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT), Anton Sihombing menuturkan, anggaran Rp 601 miliar itu termasuk pembangunan gedung baru DPR, alun-alun demokrasi, serta perpustakaan dan museum DPR.

"Untuk pertama Rp 320,4 miliar. Gedung ya," kata Anton di Jakarta, Jumat (18/8/2017).

Sedangkan untuk alun-alun demokrasi, alokasi anggarannya mencapai Rp 208 miliar. Politisi Partai Golkar itu menuturkan, alun-alun yang akan dibangun akan menjadi alun-alun demokrasi terbesar di Jakarta maupun Indonesia.

"Kalau ada demo ke DPR sekarang kan bikin macet," tuturnya.

(Baca: DPR Ngotot Minta Pemerintah Setujui Usulan Anggaran untuk Gedung Baru Rp 7,25 Triliun)

Terkait rencana penataan Kompleks Parlemen, BURT dan Sekretariat Jenderal DPR mengunjungi gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka berniat meninjau ruangan-ruangan anggota BPK dan MK.

Beberapa hal yang mungkin diadopsi DPR dalam membangun gedung baru adalah fasilitas ruangan, luas ruangan, serta pengamanan ruangan.

Anton memastikan, jika ruang kerja baru anggota dewan sudah memadai, kinerja juga akan meningkat.

"Kualitas dan kinerja itu pasti meningkat karena sudah betah di ruangannya," tuturnya.

(Baca: Menurut Fahri Hamzah, Gedung DPR Sumpek dan Butuh Bangunan Baru)

Sebelumnya, DPR mengajukan usulan anggaran sebesar Rp 7,2 triliun. Namun hanya Rp 5,7 triliun yang masuk ke dalam pagu anggaran DPR Tahun 2018.

Angka ini naik sekitar Rp 1,4 triliun dari anggaran Tahun 2017, yakni Rp 4,2 triliun. Penambahan anggaran dialokasikan salah satunya untuk merealisasikan pembangunan gedung baru DPR.

Proyek yang rencananya dimulai tahun 2018 itu akan menggunakan sistem anggaran tahun jamak (multi years). (Kompas.com)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com, Jumat (18/8/2017), dengan judul: Penataan Kompleks DPR Telan Biaya Rp 601 Miliar

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved