Pilkada 2018

Enam Nama Mendaftar di Pilkada Kudus Melalui Partai Golkar

Enam Nama Mendaftar di Pilkada Kudus Melalui Partai Golkar. Enam nama telah resmi mendaftar sebagai bacabup dan bacawabup Kudus melalui Partai Golkar.

Enam Nama Mendaftar di Pilkada Kudus Melalui Partai Golkar
tribunjateng/Rifqi Gozali/ist
BERKAS - Mawahib, Politisi Golkar saat mengambil berkas pencalonan bupati dari Partai Golkar di Kantor DPD Partai Golkar Kudus beberapa waktu yang lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Enam nama telah resmi mendaftar sebagai bacabup dan bacawabup Kudus melalui Partai Golkar.

Sampai saat ini, lima nama tersebut telah mengumpulkan semua berkas pencalonan.

Dari kelima nama tersebut hanya Mawahib yang berstatus sebagai kader partai.

Sementara empat nama lainnya dari berbagai latar belakang, di antaranya Akhwan yang merupakan kader partai Nasdem, Umar Ali yang merupakan pengusaha, Sri Hartini kader Partai Gerindra, Maesyaroh Ketua DPC Partai Idaman dan Djoni Raharjo yang merupakan pensiunan PNS.

Jhony Dwi Hardjono, Ketua Tim Penjaringan Bacabup dan Bacawabup DPD Partai Golkar Kudus mengatakan, pihaknya sampai saat ini telah menerima semua berkas dari enam nama yang telah mendaftar.

“Setelah kami terima akan diplenokan di DPD Partai Golkar Kudus. Setelah itu berkas baru dikirim ke DPD I Partai Golkar Jawa Tengah,” ujar Jhony Kepada Tribun Jateng, Minggu (20/8/2017).

Dia menuturkan, pihaknya akan menjalin hubungan lintas partai. Hal itu disebabkan kekuatan kursi di DPRD dari Partai Golkar belum cukup untuk mengusung satu nama calon.

“Memang kami harus koalisi, sampai saat ini masih menjalin komunikasi dengan partai lain,” kata dia.
Kekuatan kursi Partai Golkar di DPRD, lanjutnya, hanya ada 4 kursi. Sementara untuk mengusung calon minimal harus ada 20 persen kekuatan dewan atau 9 kursi.

“Kalau koalisi mungkin kita akan mengincar kursi wakil. Masalahnya kekuatan kursi kita hanya ada empat. Sementara partai yang memiliki kursi lebih banyak pasti mintanya kursi Kudus 1,” kata dia.

Sampai saat ini, kata dia, pihaknya masih menjajaki komunikasi dengan partai yang memiliki kekuatan di atas partai Golkar. Semantara untuk partai yang memiliki kekuatan di bawah Golkar juga tidak luput untuk dijajaki guna menjalin kekuatan politik.

“Partai yang memiliki kursi di atas Golkar ada PKB yang memiliki 6 kursi, Gerindra yang memiliki 5 kursi, dan PDI P memiliki 9 kursi,” katanya.

Sementara Ali Muklisin, Sekretaris Tim Penjaringan Bacabup dan Bacawabup Partai Golkar Kudus menuturkan, pihaknya akan memplenokan hasil pengumpulan berkas pekan depan.

“Setelah pleno di DPD Kudus akan dikirimkan ke DPD Jateng, setelah itu dikirimkan ke DPP,” kata dia.

Dia menjelaskan, untuk penjaringan nama yang bakal mendapatkan rekomendasi pihaknya akan menyerahkan seluruhnya kepada mekanisme DPP Partai Golkar.

Uji elektabilitas dari setiap bakal calon, katanya, juga akan dilakukan oleh tim tersendiri.
“Nanti DPP akan turun langsung mensurvei elektabilitas dari setiap nama bakal calon,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved