Pilgub Jateng

PPP Belum Tentu Merapat ke PDIP

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ternyata tak serta merta ingin merapat ke PDI Perjuangan Jateng dalam Pilgub Jateng 2018 mendatang. PPP akan merapa

PPP Belum Tentu Merapat ke PDIP
tribunjateng/m nur huda/DOK
BALON WAGUB - Bupati Jepara Achmad Marzuki, mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wakil gubernur Jateng di kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, Kamis (10/8/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ternyata tak serta merta ingin merapat ke PDI Perjuangan Jateng dalam Pilgub Jateng 2018 mendatang. PPP akan merapat jika nantinya dua kadernya yang mendaftar sebagai bakal calon di PDI Perjuangan dipilih oleh DPP PDI Perjuangan.

Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Syamsuri mengatakan, selama ini pihaknya memiliki hubungan baik dengan semua partai, termasuk PDI Perjuangan. Maka ketika dibuka pendaftaran bakal calon, pihaknya memberikan peluang pada kadernya untuk mendaftar.

“Maka ketika dibuka pendaftaran dan ada perhitungan politik, kami perlu kader kami untuk mengambil formulir maka kami persilakan, tapi tidak atas perintah partai tapi diketahui oleh partai,” katanya, Jumat, (18/8).

Ia juga mengungkapkan, masing-masing kader memang dipersilakan bergerak untuk berkomunikasi dengan semua parpol. Termasuk dua kadernya yakni Ahmad Marzuki yang adalah Bupati Jepara dan Abu Nafi yang adalah Mantan Wakil Bupati Blora, yang mendaftar di PDI Perjuangan.

“Jadi person kami banyak melakukan gerakan, ada pula yang menghubungi Golkar,” katanya.

Namun demikian, Masruhan menegaskan, jika dua kadernya yang mendaftar di PDI Perjuangan ternyata tak dipilih sebagai calon gubernur, maka pihaknya akan mencoba bekerjasama dengan partai lain dalam sebuah koalisi.

“Kita lihat saja perkembangannya, kalau dipilih ya syukur itu yang kita harap jadi tidak ke partai lain. Kalau tidak, ya kami punya hubungan dengan Golkar, PKB, misalnya. Jadi sengaja kami berikan peluang pada kader kami untuk bergerak ke parpol lain,” tegasnya.

Sejauh ini, PPP sudah memiliki tiga kader internal yang memiliki potensi untuk ditawarkan ke Pilgub Jateng. Mereka yakni anggota DPD RI Ahmad Muqowam, Ahmad Marzuki, dan Abu Nafi. Sementara dari luar partai, yaitu Ketua DPD I Golkar Jateng Wisnu Suhardono, Sudirman Said dan Marwan jafar.
“Semuanya sudah komunikasi bertemu saya. Jadi, yang dari dalam partai itu kami seleksi tiga bulan, yang dari luar itu berdasar pembicaraan dan lobi,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah Wisnu Suhardono menyinggung terkait pernyataan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham yang mengaku sudah menemui Ganjar Pranowo di Jakarta, Rabu (16/8)..

"Artinya DPP punya kewenangan lebih dari DPD, tentunya mereka punya wacana yang luas dan komunikasi dengan seluruh partai boleh-boleh saja, tapi keputusannya apa, kita lihat perkembangan nanti," katanya seperti dikutip Antara, Minggu (20/8).

Halaman
12
Penulis: m nur huda
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved