Kredit Macet Hingga Rp 2,8 miliar, BKK Ungaran Gandeng Kejaksaan Negeri

Direktur Utama (Dirut) BKK Ungaran, Drajat Aditya mengatakan kerja sama tersebut untuk mengatasi masalah kredit macet.

Kredit Macet Hingga Rp 2,8 miliar, BKK Ungaran Gandeng Kejaksaan Negeri
GOOGLE
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Perusahaan Daerah Bank Kredit Kecamatan (PD BKK) Ungaran melakukan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Semarang.

Direktur Utama (Dirut) BKK Ungaran, Drajat Aditya mengatakan kerja sama tersebut untuk mengatasi masalah kredit macet.

"BKK Ungaran dan Kejari telah menandatangani MoU (Memorandum of Understanding). Kami meminta bantuan Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang untuk menerbitkan Surat Kuasa Khusus (SKK) dan SKK akan disampaikan kepada nasabah-nasabah yang bermasalah," katanya, Selasa (22/8/2017).

Drajad menambahkan pihaknya telah memilah kredit-kredit yang memang sulit untuk dilakukan penagihan.

Baca: Pabrik Gula Rendeng Berusia 177 Tahun Ini Bakal Direvitalisasi, Jadinya Seperti Apa Ya?

Nantinya Kejari dan BKK Ungaran akan melakukan pemanggilan nasabah yang bandel dan sifatnya persuasif (musyawarah, Red).

"Adanya SKK ini terbukti hingga Agustus 2017, kami berhasil mengumpulkan pelunasan kredit mencapai Rp 491 juta," sambungnya.

Dia berharap adanya SKK ini, mampu memenuhi target pelunasan kredit macet senilai Rp 2,8 miliar dari 95 nasabah.

Nasabah bermasalah ini, dipaparkan Drajad, mengajukan kredit saat masih bekerja di pabrik.

Halaman
12
Penulis: suharno
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved