Idul Adha 2017
Penjualan Sapi Kurban di Kendal Belum Laris, Pedagang Bilang Harga Naik
Berbeda dengan penjualan kambing kurban, penjualan sapi kurban jelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah, relatif masih sepi dibanding tahun sebelumnya.
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Berbeda dengan penjualan kambing kurban, penjualan sapi kurban jelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah, relatif masih sepi dibanding tahun sebelumnya.
Pedagang sapi kurban di Desa Lanji, Kecamatan Patebon, Sulaiman, mengaku penjualan sapi tahun ini turun.
"Tahun lalu, satu bulan sebelum lebaran bisa menjual 100 an sapi tapi tahun ini hanya 30 ekor sapi," ucapnya, Kamis (31/08)
Dia menduga pembeli banyak yang beralih ke kambing sebab harga sapi mengalami kenaikan Rp 2 juta sampai Rp 7 juta.
"Tahun lalu harga sapi tertinggi Rp 28 juta tapi tahun ini capai Rp 35 jutaan, " terangya.
Senada, penjual sapi kurban, Suwarno hanya menyediakan 25 ekor sapi. Padahal, tahun lalu dia bisa menyetok 50 ekor sapi.
"Saya gak berani nyetok banyak takut gak laku ini saja masih 10 ekor, " terangnya.
Dia menerangkan harga sapi dengan berat lebih dari 200 kilogram dijual Rp19 juta per ekor sedangkan sapi usia dua tahun tapi agak kurus dijual Rp 25 juta per ekor.
"Tahun ini naik sekitar Rp 2 jutaan, " paparnya.
Dia menuturkan kenaikan harga sapi kurban disebabkan harga pakan ternak yang juga mengalami kenaikan.
Pedagang yang sudah berjualan sapi selama 10 tahun ini menambahkan, penjualan sapi turun sebab banyak pembeli yang mencari harga sapi di bawah Rp 20 juta. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/penjualan-sapi-di-patebon-belum-laris_20170831_140717.jpg)