Kurator Nyonya Meneer Tolak Tagihan 49 Kreditur Konkuren Berjumlah Rp 47,3 Miliar

Tadi ada tagihan Rp 14 miliar tapi tak ada bukti dokumen perbankannya, cuma secarik kuitansi.

Kurator Nyonya Meneer Tolak Tagihan 49 Kreditur Konkuren Berjumlah Rp 47,3 Miliar
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO P
Sejumlah kreditur menghadiri rapat verifikasi utang dengan PT Nyonya Meneer di Pengadilan Negeri Semarang, Senin (4/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Puluhan kreditur mengikuti rapat verifikasi utang dengan PT Nyonya Meneer di Pengadilan Negeri Semarang, Senin (4/9/2017).

Rapat yang digelar Pengadilan Niaga Semarang itu dipimpin ketua majelis hakim, Edy Suwanto.

Dalam pencocokan tagihan ini, Presiden Direktur Nyonya Meneer Charles Saerang tidak hadir.

Dia diwakili penasihat hukum Azwar.

Kurator Nyonya Meneer, Ade Liansyah, menerangkan ada 83 kreditur yang menagih utangnya dengan total tagihan yang didaftarkan Rp 252,8 miliar.

Semua tagihan tersebut telah diverifikasi.

"Kreditor konkuren seperti suplier atau pinjaman pihak ketiga memang faktanya banyak tagihan yang datang. Tapi bukan atas nama PT Nyonya Meneer melainkan pribadi masing-masing yaitu Charles Saerang dan Viona Ong. Selama tagihan tidak ada hubungan hukum atas nama PT Nyonya Meneer, kami tolak," tutur Ade.

Ada 49 tagihan konkuren yang dibantah dengan jumlah mencapai Rp 47,3 miliar.

Tidak hanya yang tak berkaitan dengan institusi PT Nyonya Meneer, kurator juga menolak tagihan yang tidak didukung dokumen transaksi.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved