Pelajar MA dan MTS Darusaadah, Kendal, Doakan Muslim Rohingya
Abdul Mufid, pelajar MA Darussaadah berharap pemerintah setempat segera mengakhiri tragedi kemanusiaan ini sehingga tercipta damai di Myanmar
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Ratusan pelajar Maddrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darussaadah Rowosari Kabupaten Kendal nampak khusuk memanjatkan doa untuk muslim Rohingya di lapangan sekolah, Selasa (5/9/2017).
Tidak sedikit yang terlihat sedih bahkan meneteskan air mata saat mendoakan saudara mereka sesama muslim.
Istiqomah (16) sesekali menyeka air mata saat berdoa. Isti mengaku sedih dan prihatin dengan yang terjadi pada saudara muslim Rohingya terlebih penderitaan mereka terkekspos di media sosial
"Saya lihat penderitaan mereka di medsos, sedih lihat anak-anak dan wanita Rohingya teraniaya begitu, meski ga bisa membantu secara materi namun saya mendoakan semoga tragedi kemanusiaan yang terjadi di Myanmar cepat berakhir, " harapnya usai melakukan doa bersama.
Abdul Mufid, pelajar MA Darussaadah berharap pemerintah setempat segera mengakhiri tragedi kemanusiaan ini sehingga tercipta damai di Myanmar.
“Semoga tidak ada lagi penganiayaan dan pembantaian di Myanmar,” harapnya.
Wakil Kepala MA Darussadah, Sholikul Hadi mengatakan doa bersama dilakukan untuk mendoakan saudara muslim Rohingya yang teraniaya.
Selain itu, para pelajar bisa mengambil nilai positif dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama terlebih etnis Rohingya saudara seagama.
“Semoga dengan do'a bersama Allah memberikan perlindungan pada sauadara sauadara kita etnis muslim Rohinya selama dalam perjuangan di pengungsian,” imbuh Solikul. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rohingya_20170905_155716.jpg)