Ribuan Siswa Kendal Terganggu Deru dan Debu Proyek Tol, Begini Tanggapan Disdik
Ribuan Siswa Kendal Terganggu Deru dan Debu Proyek Tol Semarang-Batang. Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal memberi saran agar...
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kabid Pembinaan SMP dan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal Sri Bagoes Darmono menerangkan ada empat SD dan satu SMP terdampak proyek pembangunan jalan tol Semarang-Batang.
Empat SD dan 1 SMP itu adalah SD Protomulyo 2 Kaliwungu Selatan, SD Sumber Agung 1 dan 2 Weleri, SD Sumber sari Ngampel, serta SMP 2 Pegandon.
Bagoes paham bahwa selama proses pembangunan proyek jalan tol mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah yang terdampak tol.
Kendati demikian, pihaknya sudah berkomunikasi pada Waskita selaku pelaksana proyek jalan tol agar tidak merobohkan sekolah sebelum ada bangunan sekolah pengganti.
"Kami sadar anak-anak terganggu dalam proses belajar mengajar namun kami tidak bisa memaksa mereka pindah sebelum ada pengganti bangunan sekolah tersebut," tegasnya.
Dia sudah berkomunikasi terkait hal tersebut kepada Waskita serta sudah ada lahan pengganti. Tetapi saat ini prosesnya masih menunggu bagian aset daerah Pemkab Kendal.
"Kalau memang sekolah pengganti belum ada, kami minta sekolah yang terdampak tol tesebut mengontrak di tempat lain," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sejumlah-sd-negeri-2-protomulyo-bermain-di-area-proyek-pembangunan-jalan-tol-semarang-batang_20170905_124100.jpg)