Breaking News:

Anggap Hukuman Gantung Paling Cocok, Ini Alasan Kerabat Korban Pembunuhan

Mereka (pelaku) bukan manusia lagi, kalaupun mau uang, pasti akan dikasih oleh kedua almarhum. Kenapa harus dengan cara seperti itu

Penulis: muh radlis | Editor: bakti buwono budiasto
TRIBUN JATENG/M RADLIS
Kerabat pasutri juragan Garmen korban pembunuhan, Imron Nasikhin 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kerabat pasutri juragan garmen korban pembunuhan ungkapkan alasan pelaku perlu digantung.

"Mereka (pelaku) bukan manusia lagi, kalaupun mau uang, pasti akan dikasih oleh kedua almarhum. Kenapa harus dengan cara seperti itu, jujur kami tidak terima," kata kerabat korban, Imron Nasikhin, Kamis (14/9/2017).

Imron mengaku tidak habis pikir para pelaku tega berbuat sesadis itu.

Agar memberikan pelajaran kepada penjahat lainnya, Imron meminta agar para pelaku digantung dan ditonton warga.

Baca: Setelah Brankasnya Dibawa, Kontraktor Kota Tegal Sadat Faris Kini Diperiksa KPK

"Kalau dihukum penjara tidak ada artinya. Kalau digantung, ditonton warga memang kejam tapi jadi pelajaran untuk orang lain. Seperti hukuman islam, mencuri dipotong tangan, pembunuhan harus dihukum mati," katanya.

Ia memang meminta agar para pelaku dihukum mati dengan cara digantung.

Baca: NGAMUK! Kerabat Pasutri Korban Pembunuhan Minta Pelaku Digantung di Kota Pekalongan

"Kalau boleh digantung di sini (Kota Pekalongan)," kata Imron, Kamis (14/9/2017). (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved